24 Nov 2010

Seorang Pemuda Tewas Mengenaskan Akibat Kentut

Maksud hati bercanda tapi kebablasan alias keterlaluan, alhasil bukan senang yang didapat malah jadi petaka. Itulah yang dialami Ribut Supriyanto, remaja berusia 17 tahun.
Warga Perumnas Jatiroto Permai, Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang yang akhirnya tewas di tangan sahabat mainnya, Jefri Ananta, 20, lantaran olok-olok dan tingkah guyonan Supriyanto dianggap keterlaluan.

Kentut membawa maut
Jefri mengatakan, Supriyanto kerap kentut dengan sengaja di depan mukanya dan melontarkan ejekan dengan kata-kata kotor. Awalnya, aksi pembunuhan terhadap Supriyanto sempat dikamuflase oleh Jefri, yang juga teman ngamen korban. Namun, berkat kejelian polisi yang mencurigai cerita Jefri, pembunuhan itu akhirnya terungkap kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia itu terjadi di Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Jatiroto. Persisnya di sebuah kebun rambutan. Kejadian itu bermula ketika tersangka bermain remi di depan rumahnya. Permainan remi tersebut diwarnai saling ejek dan saling olok. Merasa lelah dan jenuh bermain remi, Supriyanto mengajak Jefri berburu kalong (kelelawar) di sebuah kebun yang dipenuhi tanaman rambutan. Jarak pekarangan itu sekitar 100 meter dari rumah Jefri dan saat itu sekitar pukul 23.00 WIB.

Beberapa orang lain yang ikut bermain remi, memilih tak gabung dan membubarkan diri. Dengan membawa senapan angin dan sebilah pisau, Supriyanto dan Jefri kemudian berangkat menuju tempat perburuan. Tak lama setelah memasuki kebun rambutan, pelaku tiba-tiba menikam punggung, dada, serta tangan korban dengan pisau. Terhitung ada sembilan luka tusuk yang dialami korban.

Mengetahui korban jatuh tidak berdaya, pelaku berteriak minta tolong. Dari kejauhan Rifan, ayah tiri Supriyanto, lamat-lamat mendengar suara minta tolong tersebut. Rifan lantas mendatangi asal suara. Ketika sudah dekat, Rifan terkejut tatkala mengetahui Supriyanto roboh bersimbah darah dan sudah tak bisa berkata-kata. Jefri terus berada di dekat Supriyanto kala itu.

Warga kemudian berdatangan ke tempat kejadian perkara. Tatkala ditanya Rifan dan beberapa warga, Jefri mengaku bahwa temannya itu baru saja ditusuk oleh pencuri rambutan yang berjumlah tiga orang. Lantaran tepergok, begitu cerita karangan Jefri, para pencuri itu menyerang dan menusukkan pisau ke tubuh Supriyanto.

Cerita Jefri sempat memunculkan tanda tanya karena dia sendiri tak terluka sedikit pun. Namun, demi secepatnya menyelamatkan Supriyanto, orangtuanya yang dibantu warga lebih mengurusi Supriyanto, lantas membawanya ke rumah sakit terdekat, Rumah Sakit Umum (RSU) Djatiroto. Jefri juga menyertai ke sana.

Tidak lama dirawat di sana, akhirnya nyawa Supriyanto tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhirnya. Berita kematian Supriyanto akibat `dibunuh pencuri` itu menyebar dan akhirnya didengar polisi. Karena itu, setelah dinyatakan meninggal, jenazah Supriyanto diminta polisi untuk tidak langsung dibawa pulang melainkan divisum dulu di RSUD dr Haryoto, Kota Lumajang.

“Untuk lebih jelas mengetahui penyebab kematiannya,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Kusmindar, Kamis (14/10).
Menganggap ada hal-hal yang mencurigakan dari cerita Jefri, polisi secara maraton memeriksa warga Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Jatiroto itu. Akhirnya, di hadapan penyidik, Jefri mengakui bahwa yang melakukan penganiayaan hingga membuat korban meninggal adalah dirinya.

“Saya jengkel karena dia sering kentuti dan mengejek saya dengan kata-kata jorok,” kata pelaku di hadapan penyidik.
Menurut AKP Kusmindar, kejengkelan pelaku tampaknya sudah memuncak setelah main remi malam itu. Dalam perburuan kalong, saat Supriyanto lengah, pelaku merebut pisau Supriyanto dan langsung menusuk tubuh korban beberapa kali.
Kusmindar mengatakan, tersangka dikenai pasal berlapis yakni Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Sementara itu, Kapolsek Jatiroto AKP Mochamad Toha mengatakan, pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Jatiroto. “Kami masih terus lakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” katanya. Toha mengatakan, korban sehari-hari adalah seorang buruh lepas dan kadang mengamen. Sementara pelaku adalah seorang buruh lepas. Toha juga mengatakan bahwa dari keterangan pelaku diketahui bahwa pelaku ternyata pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor dan jambret hingga pernah dihukum dua tahun penjara.

http://unikboss.blogspot.com/2010/10/seorang-pemuda-tewas-mengenaskan-akibat.html

23 Nov 2010

Tebang Tiga Pohon Pisang Divonis Dua Bulan

GRESIK, KOMPAS.com - Keadilan di negeri patut dipertanyakan dan hanya berani menjerat orang-orang kecil. Sebagian besar koruptor dibiarkan bebas berkeliaran, sementara Abdul Halim (60) warga Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah,
Kabupaten Gresik Senin (22/11/2010) dijatuhi hukuman dua bulan penjara hanya karena menebang tiga pohon pisang. Halim dinyatakan terbukti bersalah dan melanggar pasal 406 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana karena merusak dan menebang pohon pisang yang sebetulnya dia tanam sendiri. Sidang dipimpin Majelis Hakim Taswir, dengan anggota M Fatkan dan Mustajab.

Vonis majelis hakim lebih ringan satu bulan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum Rahmat Wahyu dengan tiga bulan penjara. Terdakwa dianggap bersalah karena menebang pohon pisang dan tanaman pagar pembatas di lahan orang lain, Didik Handoko Sucahyo, di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah sehingga menimbulkan kerugian Rp 1,1 juta.

Halim menyatakan kecewa dengan putusan majelis hakim. Dia merasa menanam pisang di tanahnya sendiri yang berimpitan dengan milik Didik Handoko Sucahyo. Sebelumnya Halim juga pernah diperkarakan karena dianggap mendirikan kandang cikar di lahan milik Didik , di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah. Halim lalu membongkar kandang cikar itu. Dia pun menebang pohon pisang yang dianggap mengganggu pembongkaran kandang cikar.

Dalam kasus kandang cikar itu Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik memvonis 15 hari penjara dengan masa percobaan 30 hari. Halim dianggap melanggar pasal 6 ayat (1) huruf a dan b Undang-undang RI Nomor 51/PrP/1960 tentang penguasaan tanah tanpa hak, karena telah membangun cikar di tanah milik Didik. Hukuman percobaan itu berakhir 15 Maret 2010.

Tiga hari kemudian atau 18 Maret 2010 dia dilaporkan Ubaidillah (39) warga Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu yang menjadi staf PT Polowijo Gosari di Kecamatan Ujungpangkah terkait perusakan pagar pembatas dan tiga pohon pisang. Dalam kasus ini, Halim ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Sektor Ujungpangkah pada 25 Maret 2010.

Halim divonis melanggar Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang perusakan. Dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Gresik, 10 Agustus lalu, Jaksa Penuntut Umum, Rahmat Wahyu menyebutkan terdakwa menebang pohon pisang dan tanaman pagar pembatas di lahan orang la in di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, sehingga menimbulkan kerugian Rp 1,1 juta. Perusakan tanaman pisang dan tanaman pagar pembatas di lahan Didik Handoko Sucahyo dilaporkan Ubaidillah yang mendapat kuasa dari Handoko
Menurut Halim, dia menebang pohon pisang yang ditanamnya sendiri.

Pria yang mengaku tidak pernah bersekolah dan tidak bisa baca tulis itu tidak habis pikir kenapa menebang pohon pisang yang ditanam sendiri di lahan sendiri dipersoalkan. Dia juga kecewa karena setelah ada pengukuran tiba-tiba tanah dipatok oleh Abdul Wahab tanpa memberitahunya lebih dulu. "Saya betul-betul tidak mengerti, kenapa pisang saya tanam sendiri, saya tebang sendiri, urusannya jadi panjang begini," keluhnya.

Halim menuturkan dirinyalah yang menanam pohon di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah. Pohon pisang itu dianggap menghalangi saat hendak membongkar kandang cikar. Pohon pisang itu juga tidak berada di tanah pelapor Didik Handoko Sucahyo yang menguasakan kepada Ubaidilah (39), warga Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu.

Keponakan Halim, Irsyadul Alim menambahkan penebangan pohon pisang dilakukan pada awal Januari 2010. Ubaidilah baru melapor ke Polsek Ujungpangkah pada 18 Maret 2010 dengan nomor LP/09/III/2009/Polsek. Halim menerima panggilan dari Polsek Ujungpangkah ber nomor bernomor S-Pgl/16/III/2010/Reskrim bertanggal 25 Maret 2010. Dia diminta menemui Kanitreskrim Aiptu Moch Mustaji untuk didengar keterangannya sebagai tersangka kasus perusakan pagar pembatas dan pohon pisang sesuai dengan pasal 406 KUHP. Kasus Halim dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik pada 17 Juni. Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan Kanitreskrim Polsek Ujungpangkah Aiptu Mustaji diterima JPU Rahmat Wahyu.

http://regional.kompas.com/read/2010/11/22/15373440/

22 Nov 2010

Ratusan Ekor Burung Kembali Kehabitatnya

JAMBI - Ratusan burung sengaja dilepas dari sangkarmya. Pelepasan burung ini merupakan salah satu bentuk simbol penyelamatan makhluk hidup. Ini disebut dengan ritual Fang Shen (penyelamatan nyawa). Fang Shen ini digelar oleh Maha Cetiya Oenang Hermawan, minggu (21/10) siang dihalaman cetiya.
“Ini merupakan salah satu rangkaian acara Kathina 2554/BE,” ujar Hasan, pengurus Maha Cetiya Oenang Hermawan Jambi kemarin.

Ada tujuh sangkar burung yang disediakan dihalaman cetiya. Sebelum diterbangkan, terlebih dahulu, sembilan Bhikkhu melakukan pembacaan doa. Ini bertujuan agar ritual mendapat berkah dari Buddha dan hewan yang dibebaskan ke habitat bisa menghirup udara bebas dan merasakan kehidupan mereka kembali ke alam bebas.

Setelah doa dilakukan, satu persatu sangkar burung dibuka secara bersamaan. Ratusan ekor burung langsung terbang keudara dan kembali ke kehidupan yang lebih bebas. Fang Shen merupakan salah satu ritual agama Buddha yang masih dijalani oleh umat Buddha kota Jambi hingga saat ini.

Meskipun dengan jenis dan jumlah hewan yang cukup terbatas, tetapi kegiatan Fang Shen ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi makhluk hidup untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Menurut Hasan, ritual ini merupakan perayaan Kathina yang sebenarnya puncaknya sudah dilakukan oleh umat Buddha kota Jambi beberapa waktu yang lalu. Hanya saja, khusus di Cetiya Oenang Hermawan baru mendapatkan kesempatan untuk merayakan Kathina. Ini mengingat padatnya kegiatan para Bhikkhu Sangha yang harus berkeliling ke beberapa daerah dan negara.

Untuk itu, pihak Cetiya mengaku baru mendapatkan jadwal yang pas untuk semua Bhikkhu bisa berkumpul pada saat ini. “Kita harus menghitung dan memastikan bahwa semua Bhikkhu diundang bisa hadir. Karena mereka memiliki jadwal yang cukup padat. Maka, hari inilah (red: kemarin), kita bisa merayakan puncak hari raya Kathina bersama sama,” bebernya. (tim)

Kathina, Merupakan Hari Berdana

JAMBI - Gema Kathina telah tiba berkumandang sejak sebulan lalu, genta dan doa di setiap vihara maupun cetiya dimana-mana,
disetiap sudut kota besar maupun kota kecil umat Buddha telah mempersiapkan segalanya untuk puja bakti maupun perayaan ”Hari Sangha” tersebut, demikian juga dengan Cetiya Oenang Hermawan Jambi yang beralamat di Jalan Makalam No. 10A Rt. 17 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (21/11) sejak pukul 17.00 WIB ratusan umat telah berdatangan ke Cetiya Oenang Hermawa untuk mengikuti prosesi Perayaan Hari Kathina 2554.BE/2010.

Kathina diadakan setelah para bhikkhu/ bhikkhuni menyelesaikan masa Vassa selama 3 (tiga) bulan penuh. Vassa (baca wasa red) merujuk pada musim dimana pada musim tersebut para Bhikkhu/ bhikkhuni Sangha tidak diperkenankan keluar dari vihara maupun cetiya seperti pada hari-hari biasa. Para bhikkhu/ bhikkhuni, yang tinggal disuatu tempat dimana mereka bertekad untuk berVassa selama tiga bulan, harus menentukan tempat itu sebagai tempat tinggal selama Vassa.

Perayaan Hari Kathina tahun ini dipimpin langsung oleh Bhikkhu Sangha terdiri dari
Para bhikkhu agung terdiri dari Bhikkhu Phra Boonsuk Sukhapunyo, Phra Kamsai Pomsiri, Phra Hut Pantikto, Phra Rat Soon Sopin, Phra Suksanonwan, Phra Aus Sadanut Srisatittum, Phra Saksakol, Phra Maha Keattikun Chotirat, Phra Prapan Lukmun, prosesi dimulai pukul 18.00 WIB diawali Penyalaan lilin dan dupa oleh para Bhikkhu, Namaskara Hatha, Aradhana Pancasila, Pembacaan Paritta, Dhammadesana, Dana Kathina, Anomodana Kathina, Pemercikan air Paritta, Etavatta, Namaskara Gatha dan ramah tamah, acara berakhir sekitar pukul 21.00 WIB.

Hari Kathina merupakan suatu kesempatan baik bagi umat Buddha untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada Bhikkhu Sangha atas bimbingan Dhamma yang diberikan oleh mereka. Hari Kathina juga merupakan suatu momen yang baik bagi umat Buddha atau siapa saja untuk melakukan melakukan dana kepada Sangha yang merupakan ladang yang subur untuk menabur perbuatan baik. Pada Hari Kathina ini para umat bisa memberikan dana berupa: 1. civara (jubah) 2. ahara (makanan) 3. sena-sana (tempat tinggal) dan 4. besajja (obat-obatan).

Menurut Bhante Kamsai dengan mempersembahkan dana Kathina kepada Bhikkhu Sangha akan memperoleh usia panjang, kecantikan, kebahagian dan kekuatan.

“Setelah tiga bulan masa Vassa selesai, maka umat datang ke Vihara atau Cetiya untuk mempersembahkan dana kathina, persembahan dana Kathina selama satu bulan dalam setahun, sedangkan pahala dari persembahan Kathina itu sangat besar bagi umat yang bersangkutan“ (rom).

http://www.ayojambi.com
http://www.banyurawa.com
http://www.media-nusantara.blogspot.com/
http://www.multmedia.multiply.com/
http://www.tradisi-jambi.blogspot.com/
http://informasi-mediakita.blogspot.com/
http://media-fotografers.blogspot.com/
http://multi-video.blogspot.com/
http://youtube.com/my_videos
http://komunitas-jambi.blogspot.com/
http://cetiyaoenang.blogspot.com/

Cetiya Oenang Hermawan Rayakan Hari Berdana

JAMBI, ayojambi.com – Hari Kathina atau hari berdana telah tiba, para umat Buddha diberbagai daerah maupun belahan dunia merayakan ”Hari Sangha”.
Minggu sore (21/10-2010) Maha Cetiya Oenang Hermawan merayakan Hari Khatina di Jalan Makalam, No. 18A, Rt. 18, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, dipimpin langsung oleh sembilan orang Bhikksu dari Thailand.

Namun sebelum acara akbar tersebut dilaksanakan, terlebih dahulu pagi harinya, para Bhikksu Sangha melakukan salah satu tradisi belatih diri yang disebut Pindapatta dengan cara berjalan kaki tanpa mengenakan alas kaki halaman Cetiya Oanang Hermawan.

Pindapattan adalah sebuah tradisi sejak jaman dahulu, dimana para Bhikku Sangha yaitu para Bhikkhu berjalan kaki tanpa mengenakan alas kaki dari satu tempat ketempat yang lain dengan kepala tertunduk sambil menenteng patta (mangkok red) ditangannya. Untuk bisa memperoleh makanan maupun dana dari umat.

Malamnya, Perayaan Hari Kathina
Tentu tidak banyak yang tahu tentang apakah itu hari Kathina? Di kalangan umat Buddha, hari Kathina umumnya dirayakan pada bulan Oktober dan November, di akhir masa Vassa, yakni di akhir masa musim hujan.

Selama musim hujan ini, para Sangha mengasingkan diri mereka dengan bermeditasi (bisa dilakukan dalam vihara atau di dalam hutan), mereka (bhikkhu/ bhikkhuni) juga berusaha untuk tidak keluar dari tempat meditasi mereka kecuali ada hal-hal penting. Musim hujan biasanya di mulai 3 bulan sebelum bulan Oktober, yaitu dari bulan Juli (berdasarkan penanggalan Buddhis).

Hari Kathina menandakan berakhirnya masa vassa yang merupakan salah satu kewajiban yang dijalankan oleh para bhikkhu setiap tahunnya. Masa vassa adalah masa musim hujan di daerah kelahiran Sang Buddha.

Lamanya masa vassa adalah tiga bulan, yaitu sehari sesudah bulan purnama penuh dibulan Asadha sampai dengan sehari sebelum hari Kathina. Selama masa vassa, para bhikkhu/ bhikkhuni harus berdiam di suatu tempat yang telah ditentukan. Selama masa vassa, para bhikkhu/ bhikkhuni melakukan meditasi. Melalui meditasi dan mempelajari Buddha Dhamma untuk diketahui dan dibabarkan kepada orang banyak di dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu dengan adanya masa vassa, para bhikkhu/ bhikkhuni mempunyai kesempatan untuk mengisi dirinya dengan Buddha Dhamma dan untuk meningkatkan batinnya ke arah kesucian.

Mengapa kita perlu berdana kepada Sangha? Sangha merupakan lapangan untuk menanam jasa yang tiada taranya di alam semesta ini. Sangha merupakan pewaris dan pengamal Buddha Dhamma yang patut dihormati. Selama di dunia ini ada siswa Buddha yang tekun dan gigih dalam menjalankan sila, selama itu pula Buddha Dhamma tetap akan lestari di dunia ini. Selama 2500 tahun lalu, Sangha adalah perlambang sila yang kokoh dan menyeluruh. Dengan adanya Sangha, yang anggotanya menjalankan peraturan-peraturan kebhikkhuan (vinaya) dengan baik, Buddha Dhamma akan berkembang terus di dunia ini. (rom)

http://www.ayojambi.com
http://www.banyurawa.com
http://www.media-nusantara.blogspot.com/
http://www.multmedia.multiply.com/
http://www.tradisi-jambi.blogspot.com/
http://informasi-mediakita.blogspot.com/
http://media-fotografers.blogspot.com/
http://multi-video.blogspot.com/
http://youtube.com/my_videos
http://komunitas-jambi.blogspot.com/
http://cetiyaoenang.blogspot.com/

21 Nov 2010

Tanda-tanda Pria Pencemburu

KOMPAS.com - Setiap pasangan, pada suatu titik pasti pernah harus menghadapi kondisi cemburu. Cemburu bisa berupa iri karena masalah adanya pihak ketiga, bisa pula karena masalah uang dan kesempatan keluar.
Yang namanya cemburu, bagaimana pun, bisa menciptakan goncangan dalam banyak hubungan, menimbulkan kehilangan rasa percaya dan sakit hati.

Banyak perempuan, mengharap bahwa lelakinya akan sedikit cemburu sesekali demi membuatnya merasa diingini. Namun, beberapa perempuan kurang beruntung karena mendapati pasangannya ternyata memiliki masalah kecemburuan yang sangat tinggi. Jadi, bagaimana caranya membedakan seorang pria yang tahu kapan batasan cemburu wajar dan cemburu paranoid? Ini tanda-tandanya:

Membuntuti
Memang adalah hal yang wajar jika pasangan mengetahui kemana kekasihnya pergi dan kapan mereka akan tiba di rumah. Anda selalu ingin tahu ke mana mereka pergi dan apa yang mereka lakukan saat tidak sedang bersama Anda. Namun, jika dalam sehari, lelaki Anda bisa menelepon 15 kali sehari, menanyakan ke mana Anda pergi, dengan siapa, dan sedang apa, wah, itu pertanda kurang baik. Pria dengan masalah kecemburuan yang di luar kendali umumnya akan selalu ingin tahu Anda sedang berada di mana secara persis, setiap waktu, setiap saat. Ditambah lagi, mereka ingin tahu Anda pergi dengan siapa dan apa saja yang Anda bicarakan bersama mereka. Sikap kendali berlebihan semacam ini bisa membuat Anda merasa takut untuk bepergian dan merasa di bawah monitornya setiap waktu.

Ia tak pernah salah
Pria yang bermasalah dengan rasa cemburu memiliki kepribadian agresif dan bermasalah dengan mengakui kesalahannya. "Seseorang yang pencemburu memberi impresi sebagai orang yang percaya diri berlebihan," jelas Paul A. Huck, psikolog klinis dan penulis Overcoming Jealousy and Possessiveness, namun sebenarnya hal itu berakar dari kerendahan kepercayaan diri dan sangat insecure.

Anda tak boleh punya teman
Pria yang sangat pencemburu ingin mengkontrol Anda, tak hanya ke mana Anda pergi, tetapi juga kapan, dan kepada siapa Anda boleh berbicara. Mereka merasa perlu mendikte dengan siapa Anda bisa bertemu. Teman atau kerabat yang tak ia sukai, dengan segera akan tercoreng dari daftar orang yang boleh Anda ajak bicara. Apalagi teman-teman pria Anda. Ia tak tahan membayangkan bahwa Anda berbicara dengan pria lain. Ini dinamakan "kecemburuan berprasangka", yang tidak berdasarkan pada tindakan yang belum tentu Anda telah lakukan, dan hanya berdasarkan imajinasinya. Ini adalah siklus berulang, dan jika si wanita tidak waspada, di penghujung hari, ia baru tersadar, bahwa ia tak punya banyak teman, dan bahkan mungkin diperintah untuk tidak menemui kerabat yang tak ia sukai.

Marah karena tidak diajak
Pria dengan masalah kecemburuan yang parah ingin diajak ke mana pun dan kapan pun. Ini adalah salah satu alasan mengapa ia akan mencecar si perempuan mengenai hari yang telah si perempuan lalui. Karenanya, saat seorang perempuan membuat perencanaan yang tidak mengikutsertakan si pria, maka si pria akan marah karena merasa tersakiti. Ini kembali lagi ke masalah tingkat insekuritas si pria.

Jadi kasar
Kekerasan cenderung bersamaan datang dalam diri seorang pria pencemburu. Karena mereka belum belajar bagaimana mengkontrol kecemburuan mereka. Rasa frustasi yang mereka rasakan membuat mereka sering marah-marah. "Kebanyakan orang yang cemburu mengutarakan kekesalan mereka dengan sangat kencang dan jelas. Mereka bisa berteriak kepada pasangannya, memukul, bahkan mendorong tanpa rasa malu. Pria bisa membanting barang, memukul dinding, dan banyak lainnya," jelas Hauck. Jika pasangan Anda memiliki kecenderungan untuk memukul dan merusak barang di sekitaran saat ia cemburu, hm, sebaiknya pikirkan lagi hubungan Anda.

Berhadapan dengan sikap pencemburunya yang antik
"Kecemburuan pada dasarnya adalah sifat yang merusak hubungan, jadi amat penting untuk mencegahnya sebelum terjadi di luar kendali," saran dr Gabrielle Morrissey, konselor dan pakar seks. Bicarakan pada pasangan Anda dan biarkan ia mengetahui bahwa Anda kurang setuju dengan caranya mengkontrol hidup Anda. Katakan apa yang Anda rasa dan pastikan ia mengerti bahwa Anda mencintainya, tetapi masalah cemburu ini menyebabkan masalah di antara Anda.

Namun ingat, jika Anda ingin pasangan Anda percaya, jangan sembunyikan aap pun. Anda harusnya seperti buku yang terbuka. Hormati pasangan Anda dengan cukup untuk membuatnya tahu ke mana, kapan, dan apa yang Anda lakukan saat pergi.

Langkah penting lainnya adalah untuk tidak pasrah pada permintaannya yang tidak masuk akal. Saat Anda selalu menjawab pertanyaannya setiap kali ia menelepon untuk melaporkan keberadaan Anda, mereka makin "diperkuat". Jika ia menelepon Anda 10 kali dalam sehari untuk mengecek keberadaan Anda, jawab sekali, beri jawaban yang tegas dan lugas, lalu matikan. Tahu kapan Anda harus berkata tidak. Menjadi orang yang pasrah dan mencoba memuaskan dirinya hanya akan mendorongnya bertingkah seperti itu terus.

Pria yang pencemburu akan merasa bahwa Anda mengabaikan dirinya. Siapkan waktu khusus secara pribadi dengannya agar bisa terhubung sebagai pasangan. Bicarakan hal ini di tempat pribadi dan sepi. Namun, bila ia masih bertingkah tidak rasional, keluarlah dari hubungan tersebut selagi sempat ketimbang menyesal karena hidup Anda merana, tersakiti, dan tak punya teman.

Untuk masalah ini, dibutuhkan kesepakatan antara pasangan untuk menentukan batasan yang bisa ditolerir dan tidak. Ada sebagian pasangan yang rela dan suka jika ia selalu dipantau oleh pasangannya, ada sebagian yang tidak. Ada yang tak masalah jika ponselnya selalu dicek oleh pasangannya, ada sebagian yang tidak. Nah, tinggal bagaimana Anda dan pasangan menyikapi tindakan-tindakan keseharian untuk menghadapi tantangan di depan.

http://female.kompas.com/read/xml/2010/11/15/20071072/

Tanda-tanda Pria Pencemburu

KOMPAS.com - Setiap pasangan, pada suatu titik pasti pernah harus menghadapi kondisi cemburu. Cemburu bisa berupa iri karena masalah adanya pihak ketiga, bisa pula karena masalah uang dan kesempatan keluar.
Yang namanya cemburu, bagaimana pun, bisa menciptakan goncangan dalam banyak hubungan, menimbulkan kehilangan rasa percaya dan sakit hati.

Banyak perempuan, mengharap bahwa lelakinya akan sedikit cemburu sesekali demi membuatnya merasa diingini. Namun, beberapa perempuan kurang beruntung karena mendapati pasangannya ternyata memiliki masalah kecemburuan yang sangat tinggi. Jadi, bagaimana caranya membedakan seorang pria yang tahu kapan batasan cemburu wajar dan cemburu paranoid? Ini tanda-tandanya:

Membuntuti
Memang adalah hal yang wajar jika pasangan mengetahui kemana kekasihnya pergi dan kapan mereka akan tiba di rumah. Anda selalu ingin tahu ke mana mereka pergi dan apa yang mereka lakukan saat tidak sedang bersama Anda. Namun, jika dalam sehari, lelaki Anda bisa menelepon 15 kali sehari, menanyakan ke mana Anda pergi, dengan siapa, dan sedang apa, wah, itu pertanda kurang baik. Pria dengan masalah kecemburuan yang di luar kendali umumnya akan selalu ingin tahu Anda sedang berada di mana secara persis, setiap waktu, setiap saat. Ditambah lagi, mereka ingin tahu Anda pergi dengan siapa dan apa saja yang Anda bicarakan bersama mereka. Sikap kendali berlebihan semacam ini bisa membuat Anda merasa takut untuk bepergian dan merasa di bawah monitornya setiap waktu.

Ia tak pernah salah
Pria yang bermasalah dengan rasa cemburu memiliki kepribadian agresif dan bermasalah dengan mengakui kesalahannya. "Seseorang yang pencemburu memberi impresi sebagai orang yang percaya diri berlebihan," jelas Paul A. Huck, psikolog klinis dan penulis Overcoming Jealousy and Possessiveness, namun sebenarnya hal itu berakar dari kerendahan kepercayaan diri dan sangat insecure.

Anda tak boleh punya teman
Pria yang sangat pencemburu ingin mengkontrol Anda, tak hanya ke mana Anda pergi, tetapi juga kapan, dan kepada siapa Anda boleh berbicara. Mereka merasa perlu mendikte dengan siapa Anda bisa bertemu. Teman atau kerabat yang tak ia sukai, dengan segera akan tercoreng dari daftar orang yang boleh Anda ajak bicara. Apalagi teman-teman pria Anda. Ia tak tahan membayangkan bahwa Anda berbicara dengan pria lain. Ini dinamakan "kecemburuan berprasangka", yang tidak berdasarkan pada tindakan yang belum tentu Anda telah lakukan, dan hanya berdasarkan imajinasinya. Ini adalah siklus berulang, dan jika si wanita tidak waspada, di penghujung hari, ia baru tersadar, bahwa ia tak punya banyak teman, dan bahkan mungkin diperintah untuk tidak menemui kerabat yang tak ia sukai.

Marah karena tidak diajak
Pria dengan masalah kecemburuan yang parah ingin diajak ke mana pun dan kapan pun. Ini adalah salah satu alasan mengapa ia akan mencecar si perempuan mengenai hari yang telah si perempuan lalui. Karenanya, saat seorang perempuan membuat perencanaan yang tidak mengikutsertakan si pria, maka si pria akan marah karena merasa tersakiti. Ini kembali lagi ke masalah tingkat insekuritas si pria.

Jadi kasar
Kekerasan cenderung bersamaan datang dalam diri seorang pria pencemburu. Karena mereka belum belajar bagaimana mengkontrol kecemburuan mereka. Rasa frustasi yang mereka rasakan membuat mereka sering marah-marah. "Kebanyakan orang yang cemburu mengutarakan kekesalan mereka dengan sangat kencang dan jelas. Mereka bisa berteriak kepada pasangannya, memukul, bahkan mendorong tanpa rasa malu. Pria bisa membanting barang, memukul dinding, dan banyak lainnya," jelas Hauck. Jika pasangan Anda memiliki kecenderungan untuk memukul dan merusak barang di sekitaran saat ia cemburu, hm, sebaiknya pikirkan lagi hubungan Anda.

Berhadapan dengan sikap pencemburunya yang antik
"Kecemburuan pada dasarnya adalah sifat yang merusak hubungan, jadi amat penting untuk mencegahnya sebelum terjadi di luar kendali," saran dr Gabrielle Morrissey, konselor dan pakar seks. Bicarakan pada pasangan Anda dan biarkan ia mengetahui bahwa Anda kurang setuju dengan caranya mengkontrol hidup Anda. Katakan apa yang Anda rasa dan pastikan ia mengerti bahwa Anda mencintainya, tetapi masalah cemburu ini menyebabkan masalah di antara Anda.

Namun ingat, jika Anda ingin pasangan Anda percaya, jangan sembunyikan aap pun. Anda harusnya seperti buku yang terbuka. Hormati pasangan Anda dengan cukup untuk membuatnya tahu ke mana, kapan, dan apa yang Anda lakukan saat pergi.

Langkah penting lainnya adalah untuk tidak pasrah pada permintaannya yang tidak masuk akal. Saat Anda selalu menjawab pertanyaannya setiap kali ia menelepon untuk melaporkan keberadaan Anda, mereka makin "diperkuat". Jika ia menelepon Anda 10 kali dalam sehari untuk mengecek keberadaan Anda, jawab sekali, beri jawaban yang tegas dan lugas, lalu matikan. Tahu kapan Anda harus berkata tidak. Menjadi orang yang pasrah dan mencoba memuaskan dirinya hanya akan mendorongnya bertingkah seperti itu terus.

Pria yang pencemburu akan merasa bahwa Anda mengabaikan dirinya. Siapkan waktu khusus secara pribadi dengannya agar bisa terhubung sebagai pasangan. Bicarakan hal ini di tempat pribadi dan sepi. Namun, bila ia masih bertingkah tidak rasional, keluarlah dari hubungan tersebut selagi sempat ketimbang menyesal karena hidup Anda merana, tersakiti, dan tak punya teman.

Untuk masalah ini, dibutuhkan kesepakatan antara pasangan untuk menentukan batasan yang bisa ditolerir dan tidak. Ada sebagian pasangan yang rela dan suka jika ia selalu dipantau oleh pasangannya, ada sebagian yang tidak. Ada yang tak masalah jika ponselnya selalu dicek oleh pasangannya, ada sebagian yang tidak. Nah, tinggal bagaimana Anda dan pasangan menyikapi tindakan-tindakan keseharian untuk menghadapi tantangan di depan.

http://female.kompas.com/read/xml/2010/11/15/20071072/