Tampilkan postingan dengan label Huat Cu Kong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Huat Cu Kong. Tampilkan semua postingan

8 Sep 2012

Sejit Fuat Cu Kong, Dihadiri Pengusaha Top Jambi

JAMBI – Tidak disangka ulang tahun Shen Ming, Tio Kong Seng Khun yang lebih dikenal dengan nama panggilan “Fuat Cu Kong” dihadiri lebih dari seribu umat Khonghucu Jambi dan para pengusaha top di Provinsi Jambi, mereka rela datang walaupun harus menumpang kendaraan teman maupun dengan mengunakan jasa tukang ojek.
Letak kelenteng Seng Too Kheng yang diresmikan tahun 2008, perbatasan antara kota Jambi dengan Kabupaten Muarojambi, selain itu lokasi tersebut sepi dari pemukiman warga, namun, walaupun jauh dan sepi, tidak menghalangi niat umat untuk melakukan sembahyang di Kelenteng Seng Too Kheng terletak di Jalan Lingkar Timur II, Rt. 03, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Jambi Timur, kota Jambi.

Prosesi upacara sejit Tio Kong Seng Khun “Fuat Cu Kong” dan Kho Khun dipimpin langsung oleh rohaniawan Matakin Jambi, The Lien Teng, dimulai sejak pukul 09.00 berakhir pukul 13.30 dan dilanjutkan dengan makan bersama.

Sejit Tio Kong Seng Khun (Fuat Cu Kong) tahun ini, boleh dibilang lebih ramai dari tahun lalu, bahkan yang hadir bukan dari umat biasa, karena ketua kelenteng merupakan orang yang cukup terkenal di Jambi, yakni Tanoto Kusuma/ Tan Wan Kheng (pemilik hotel Novita Jambi).

Acara tersebut dihadiri oleh ketua MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) Provinsi Jambi, Darman Wijaya, wakil ketua MATAKIN kota Jambi, Huwanda Desswandhy, ketua MAKIN Leng Chun Kheng, Lim Han Mong, ketua MAKIN Gi Hong Tong, Alex Sujanto, selain itu tampak hadir juga para pengusaha dan tokoh masyarakat Jambi, seperti Lie Tiong Lam (Sesepuh Perkumpulan ANKE Jambi), ketua Hok Liong Sai Herman Suprapto (Chen He Siang), ketua harian Pexi Jambi, Mulyadi, Rudy Lidra, Kontraktor), Andreas (Ong Seng Tek) pimpinan Jambi Prima Mall, Rony Attan, pimpinan distribusi Motor Honda. (Romy)

Melilik Upacara Sejit Huat Cu Kong

Setiap kelenteng pasti memiliki shen ming masing-masing yang berbeda nama antara satu kelenteng dan kelenteng lain. Perayaan ulang tahun kelenteng Seng Too Kheng yang sekaligus berbarengan ulang tahun Huat Cu Kong yang dirayakan di Kelenteng Seng Too Kheng di kawasan Lingkar Timur II, Kelurahan Payo Selintah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Bagaimana prosesinya?
Suasana meriah sejak pagi hari langsung terasa ketika memasuki area Kelenteng Seng Too Kheng di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Payoselincah, Jambi Timur, kemarin (8/9). Umat Khonghucu tampak ramai melakukan ritual sembahyang di dalam kelenteng tersebut.

Tanoto Kusumah, ketua Kelenteng Seng Too Kheng, mengatakan bahwa perayaan hari ulang tahun itu diadakan sekali dalam setahun, setiap tanggal 23 bulan ketujuh tahun Imlek. “Setiap tahun, pasti dirayakan pada tanggal dan bulan tersebut,” katanya.

Tujuan sembahyang, adalah memohon keselamat kepada Tien (Tuhan), “Kita memohon kepada Tuhan agar melindungi bangsa dan tanah air Indonesia dari segala bencana, masyarakat sejahtera.” Imbuh Tanoto Kusumah diselah melayani umat Khonghucu.

Shen Ming Huat Cu Kong merupakan shen ming kelenteng itu yang terdiri atas tiga dewa, yakni dewa dengan muka merah, muka hitam, dan muka hijau. “shen ming itu merupakan shen ming yang ada di kelenteng itu,” katanya.

Prosesi sembahyang shen ming di kelenteng tersebut juga dilakukan tiga tahap. Pertama sembahyang dilakukan di altar utama kelenteng yang menghadap Tien (Tuhan), selanjutnya di dalam altar Huat Cu Kong dan terakhir sembahyang Kho Kun Ciong (sembahyang untuk para pengawal shen ming), kali ini upacara dipimpin rohaniawan dari Matakin Provinsi Jambi, The Lien Teng.

Sembahyang dilakukan pukul 09.00-13.00 WIB, dilanjutkan makan bersama. Tidak ketinggalan diselingi hiburan karaoke.(Romy)