Tampilkan postingan dengan label Istri Selingkuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istri Selingkuh. Tampilkan semua postingan

18 Nov 2012

Video Istri Selingkuh Tertangkap Basah

Video Istri Selingkuh Tertangkap Basah. Sebenarnya berita soal istri selingkuh ini sudah pernah saya muat beberapa waktu lalu (baca Kisah Selingkuh Polwan).
Nah video berikut adalah video penggerebekan pasangan selingkuh tersebut yang diberitakan TV One dan dimuat di Youtube. Berikut videonya :
http://www.youtube.com/watch?v=U3PlBIM0MFk&feature=player_embedded

Dan berikut juga ada video seorang istri yang tetangkap basah oleh suaminya saat selingkuh dengan pria lain. Sang suami marah ketika memeroki si istri tengah bermesraan dengan pria lain. Ini videonya :
http://www.break.com/index/wife-caught-cheating.html

Sumber: http://www.barubaca.com/2012/09/video-istri-selingkuh-tertangkap-basah.html

Cerita Istri Selingkuh: Suami Tusuk Sate, Istri Malah Asyik Ditusuk Tetangga

Amarah HN (31), penjual Sate Padang keliling yang tinggal di Bengkong Sadai, meledak. Sebab, saat ia sibuk menusuk sate di jalan, Ys (27), istrinya malah “ditusuk” oleh Jn (28), pria selingkuhannya. Parahnya, lelaki selingkuhan istrinya itu adalah tetangganya sendiri. Akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Batuampar, Rabu (11/4) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Jalinan asmara terlarang sang istri, sebenarnya sudah dicurigai HN sejak sepekan silam. “Saat itu saya minta ‘jatah’ malam kepada istri. Saya melihat ada tanda merah atau cupang bekas kecupan di sekujur perut istri saya,” katanya. Sebagai suami, HN karuan saja curiga dan menanyakan siapa gerangan yang telah melakukannya. Namun, Ys enteng saja menjawab kalau tanda merah di sekujur perutnya itu bekas kerokan, lantaran masuk angin.

HN yang tak punya bukti kalau istrinya telah berselingkuh, cuma bisa berdiam diri. “Sata curiga. Diam-diam saya pun mencari siasat bagaimana menangkap basah istri saya supaya tak bisa mengelak lagi,” terang HN.
Selasa (11/4) malam, HN pamitan berangkat berdagang sate Padang. Ia mendorong gerobak satenya keliling di sekitar rumaHNya di Bengkong Sadai. Pukul 23.30 WIB, HN buru-buru pulang. Padahal biasanya ia baru pulang menjelang subuh. Ini dilakukan semata-mata supaya bisa menangkap basah istrinya yang sedang berselingkuh.

“Ketika sampai di rumah, rumah saya sepi. Pintu kamar tidur terkunci dari dalam. Dari sela-sela lubang kunci, saya mengintip ke dalam kamar saya,” ceritanya. Pedagang Sate Padang itu pun nyaris tak percaya ketika menyaksikan adegan mesra antara istrinya dan Jn, tetangganya. “Apa yang saya curigai selama ini jadi kenyataan. Istri saya saat itu sedang bugil dengan Jn, yang tak lain adalah tetangga kami,” katanya dengan nada pelan.

Dengan emosi yang meluap-luap, HN mendobrak pintu kamarnya. Selanjutnya, dengan garang ia langsung menghajar Jn hingga bonyok. Setelah puas melampiaskan amarahnya, malam itu juga istrinya dan Jn dibawa ke Polsekta Batuampar bersama warga.

Ka-SPK Polsekta Batuampar, Brigadir Cakra dan anggotanya yang piket saat itu, menerima laporan tersebut. Lantaran lelaki itu adalah tetangga dekat dan bahkan teman mainnya saat di kampung halaman, mereka akhirnya sepakat untuk berdamai. Namun dengan catatan, Jn harus membuat surat pernyataan yang isinya tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sumber : ilalang.wordpress.com

http://www.barubaca.com/2009/12/cerita-istri-selingkuh-suami-nusuk-sate.html

Suami Jualan Rokok, Istri Dibonceng Paria Lain


Siapa yang tak merasakan sakit hati, saat orang yang paling disayang bermesraan dengan orang lain. Begitupun yang dialami oleh Peto. "Perasaan ku begitu hancur saat melihat dia jalan dengan pria lain. Dan aku begitu kesal, tapi ia tetap pergi dengan lelaki itu walau ia melihatku," curhat Peto.
Lebih jauh peto menceritakan, beberapa bulan lalu, saat anaknya masih tergolek sakit dan ia bekerja berjualan rokok, secara tak sengaja, di jalan ia melihat sang istri sedang jalan dengan pria lain.

Awalnya ia tak percaya jika yang dilihat oleh kedua matanya adalah sang istri tercinta. Tapi setelah mencoba mendekat, bagai disambar petir, dengan mata kepala sendiri, Peto memergoki istrinya sedang jalan dengan pria sambil mengendarai sepeda motor.

Melihat hal itu, Peto mengaku emosi dan langsung melabrak sang istri. Namun, sang istri yang melihat Peto justru tak menanggapi emosi Peto. Bahkan menurut Peto, justru sang istri menertawainya. "Aku pikir ketika dipanggil dan didekati, ia bakalan pulang dan langsung meminta maaf. Tapi apa yang terjadi, justru ia tertawa di atas sepeda motor yang dinaikinya."

Sejak saat itulah, pikiran Peto semakin bertambah berat. Di saat dirinya berjuang untuk bisa menyembuhkan sakit putrinya, ia sendiri justru yang harus menanggung sakit. Namun ia tetap tabah dan sabar. Meski sang istri kadang dinilainya sudah keterlaluan.

"Pernah, ketika ibu menggendong anakku yang sakit, direbut oleh istriku dengan paksa. Katanya dia rindu sama Aisyah. Tapi, ada makian yang dilontarkannya ke ibu agar jangan menjaga anak kami. Karena itulah, ibu jadi tersinggung," terangnya menambahkan.

Yang Penting Berusaha

Peto sepertinya menyadari betul arti sebuah karma dalam kehidupan. Buktinya, secara terang-terangan ia mengaku merasa menyesal dengan semua kelakuan yang pernah ia lakukan sewaktu masih muda. Dan sekarang inilah ia mencoba untuk memerbaiki diri. "Aku akui, dahulu Aku sering judi, minum-minuman keras. Bahkan pacar banyak, sering gonta-ganti."

Dan karena Anisa-lah,(sang istri) yang membuat perilakunya berubah. Sejak mengenal Anisa, Peto mengaku mulai meninggalkan kebiasaan buruknya. Ia seperti menemukan sang bidadari yang sudah lama dicarinya. Merasa cocok dapat membina rumah tangga dengan bahagia, Peto akhirnya mengawini Anisa. Pernikahan yang awalnya dibayangkan akan dapat mendatangkan kebahagiaan itu, kini sudah di ujung tanduk.

"Semua itu tidak seperti yang Aku bayangkan sebelumnya, Sebenarnya Aku sudah mau minta cerai, tapi ada pesan dari orangtua agar tidak bercerai. Karena masih ada anak yang lebih penting karena masih kecil-kecil," serunya. "Aku sangat sayang dengan mereka. Makanya Aku rela bekerja malam hingga pagi, bahkan seharian demi dapat uang untuk keluarga dan biaya obat anak," tambahnya lagi.

Jika melihat kondisi Aisyah, Peto merasa tidak tega. Jika usaha yang ia lakukan tidak juga memberikan hasil positif, Peto mengaku hanya pasrah. "Aku takut bila Tuhan mengambil nyawanya. Tapi Aku kan juga tidak bisa menentang kehendak Tuhan. Semua Aku serahkan kepada yang di Atas. Yang pasti Aku sudah berusaha melakukan hal terbaik untuk keluarga," pungkasnya. Sumber : harian-global.com

http://www.barubaca.com/2009/12/cerita-dewasa-suami-jualan-rokok-istri.html