Tampilkan postingan dengan label Muarojambitemple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muarojambitemple. Tampilkan semua postingan

12 Sep 2011

Fosil Purbakala Di Desa Muak Kerinci

KERINCI, Jambi – Salah satu lokasi petualangan tim jurnalis dari CCTV (China), Taiwan Macroview TV (Taipeh), Metro TV (Ind), Harian China News Service, Harian Indonesia Shang Bao, Majalah China Town, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.
Rombongan dengan pesawat tiba di Kerinci sekitar pukul 14.00, langsung menuju ketempat koleksi benda-benda bersejarah yang tersimpan rapi di tempat Budayawan dan peneliti kebudayaan Kerinci Iskandar Zakaria.

Keberadaan warisan benda cagar budaya dari berbagai zaman yang telah menggambarkan perkembangan peradaban masyarakat Kerinci dari waktu ke waktu yang dikoleksi secara pribadi oleh budayawan Iskandar Zakaria” bahkan ada beberapa kolektor yang berani membayar benda-benda koleksi perbuah 10 juta rupiah. Kata Iskanda “Ada kolektor dari Pulau Riau mau bayar setiap benda-benda 10 juta, namun saya tolak tawaran tersebut.” Ujar Iskandan.

Dengan diiringi hembusan angin yang begitu sejuk dan pemandangan yang sangat mengesankan tak terasa kepenatan selama perjalanan yang dimulai dari Kota Jambi pun bagai lenyap menghantar rombongan menuju ke Situs peninggalan zaman megalitikum yang terletak di Desa Muak, Kabupaten Kerinci – Jambi.

Batu Patah, begitulah nama yang tertera ketika rombongan sampai di depan Situs yang telah dipagari sehingga mirip dengan kuburan para tokoh terdahulu. Sekilas terlihat situs ini seperti batu besar yang sangat panjang, akan tetapi ditengah-tengah batu ini terbelah menjadi dua bahagian sehingga nama Batu Patah pun tak lepas dinobatkan kepada batu ini. di badan batu inipun sangat jelas terlihat ukiran-ukiran yang menyerupai gambar hewan-hewan seperti gajah, kuda, kambing dan juga gambar manusia yang lagi bekerja. Hal ini menandakan bahwa pada zaman itu kehidupan masyarakatnya telah maju dan telah mengenal seni.

Peninggalan purbakala ini hampir keseluruhannya terletak ditepi jalan besar desa yang ramai karena merupakan jalur lintas propinsi. Batu Patah inipun selain berada di tepi jalan propinsi juga terletak sitengah-tengah ladang masyarakat desa. Sehingga mudah disentuh oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak peninggalan prasejarah ini.

Batu Gong, merupakan situs ketiga peninggalan prasejarah yang dapat kita temui dengan menelusuri jalan sejauh 5 km dari Situs Batu Patah, jalan menuju ke Situs inipun tergolong sangat sepi dan setapak dikarenakan situs ini terletak ditengah-tengah ladang milik warga desa yang jauh dari jalan raya. Sehingga untuk menempuhnya kita hanya bisa berjalan kaki. (Romy)

11 Sep 2011

Uji Keterampilan Dalam Arung Jeram Di Merangin

JAMBI - Salah satu obyek wisata sungai Manau yang terletak di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarab, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi ini cukup mengasikan bagi yang hobi terhadap olahraga arung jeram, airnya mengalir melewati perbukitan dan beberapa lembah dengan medan yang cukup terjal dan berbelok-belok. Jarak dari kota Bangko ke lokasi Air Batu kisaran 31 kilometer.
Selain itu, Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten perlu memperbaiki insfrastruktur jalan yang memadai untuk menuju ke lokasi Desa Air Batu, menurut Kades Batu Air, Bustanudin, mereka telah ajukan pengaspalan dan listrik, “Mudah-mudahan tahun depan jalan masuk ke Desa Air Batu akan diaspal berikut listrik, karena kita telah mengajukan pengaspalan dan listrik Pemda Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten.”

Jumat kemarin (9/9) kemarin, wartawan dari Majalah China Town, Metro TV, International Daily Newn, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi berikut empat pemanduk arung jeram dari Desa Air Batu.

Track Arung Jeram Merangin berjarak sekitar 10 Kilometer dengan spesifikasi grade 4 (Jeram Amin) yang membutuhkan keterampilan Khusus dari Rafter, selain itu juga terdapat grade 3 yang tak kalah dengan grade 4 serta grade 2.

Di lokasi ini sudah dua kali diadakan lomba arung jeram tingkat nasional, keunikn dan keindahannya membuat asyik dan kepuasan tersendiri. Bagi para arung jeram sangat menantang dan berbahaya, batu-batunya besar, airnya deras dan berombak, medannya cukup panjang dan menentang.

Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin menetapkan kawasan daerah aliran sungai Manau sebagai salah satu tujuan wisata di kabupaten Merangin Jambi, khususnya buat olahraga arung jeram.

Bagi wisatawan yang memiliki hobi menantang dalam olahraga arung jeram, sangat tepat jika memilih sungai Manau Merangin sebagai salah satu tempat melakukan olahraga arung jeram. Karena sungai Manau Merangin didukung dengan medan yang ekstrim dan rintangan yang sangat menantang, seperti dinding-dinding sungai dengan celah yang sempit, tebing yang curam dan dikelilingi oleh batu-batu besar, serta air sungai yang mengalir dengan deras dan siap menghempaskan siapa saja.

Di sungai ini, pernah digelar perlombaan olahraga arung jeram skala nasional sampai beberapa kali, terakhir diadakan pada awal tahun 2009. Para peserta yang ikut dalam lomba arung jeram ini cukup banyak. Mereka datang dari berbagai daerah di Provinsi Jambi maupun dari luar daerah di tanah air. Mereka datang dengan satu tujuan, yaitu mencoba menaklukkan liarnya air sungai, ekstrimnya medan perlombaan, dan menjadi yang terbaik dari para peserta lomba lainnya.

Selain menikmati tantangan olahraga arung jeram, para wisatawan juga bisa menikmati suguhan keindahan alam di sepanjang aliran sungai. Karena pemandangan alam yang begitu asri. (Romy)