Tampilkan postingan dengan label Poltabes Jambi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poltabes Jambi. Tampilkan semua postingan

21 Jun 2011

Rekonstruksi Pembunuhan Berakhir Ricuh

JAMBI - Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan di halaman Mapolresta Jambi berakhir ricuh.! Karena keluarga korban berusaha memburu tersangka untuk menghakiminya di saat petugas akan mengembalikan tersangka ke sel tahanannya.
Karena alasan keamanan, maka rekonstruksi pembunuhan Nofrianis Matius, pelajar SMA yang dibunuh oleh tetangganya sendiri sebulan silam tidak dilakukan di tempat kejadian perkara, yaitu di kawasan Rt 33, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Jambi Selatan, kota Jambi.

Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 11.30 Wib atau molor dua jam dari jadual yang seharusnya pukul 09.00 wib, Sebab polisi menunggu pihak kejaksaan yang tak datang-datang.

Tanda-tanda akan adanya kericuhan sudah terlihat sejak awal berjalannya rekonstruksi,
belasan keluarga korban emosi ketika pelaku Jefri Efendi Tobing digiring Polisi menuju tempat rekonstruksi.

Dengan nada kesal, pihal keluarga korban memprotes tindakan Polisi yang dinilai merekayasa jalannya rekonstruksi, karena tak mau menyertakan barang bukti berupa 3 linggis dan membawa saksi lain seperti ayah tersangka dan seorang anggota provos yang berada di TK saat kejadian.

Rekonstruksi pembunuhan pelajar SMA oleh tersangka tersebut sengaja digelar Polisi di halaman Mapolresta Jambi karena alasan keamanan tersangka. Rekonstruksi berlangsung alot, karena ayah korban dan kerabatnya memprotes keterangan saksi hingga adegan yang direncanakan 11 adegan, berkembang menjadi 26 adegan.

Sambil berteriak, Keluarga korban juga meminta kepada Polisi agar proses rekonstruksi tidak didramatisir dan Polisi harus benar-benar serius dalam menangani kasus ini.

Pengamanan rekontruksi cukup ketat dan berlapis dilakukan petugas kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, meski mendapat protes, rekonstruksi tetap berlangsung hingga sukses tanpa adanya hambatan. (nug)

19 Jun 2011

Polisi Jambi Gelar Razia Teroris

JAMBI - Aparat kepolisian memperketat penjagaan pascaledakan bom paket yang terjadi di SM Swalayan, Sabtu (18/6/2011) sekitar pukul 09.25 WIB.

"Setelah ledakan bom yang terjadi di Kota Lubuklinggau, seluruh perbatasan Provinsi Jambi dijaga ketat untuk mengantisipasi tersangka lari ke daerah ini." Sabtu (18/6-2011) malam jajaran Poltabes Jambi melakukan razia semua penumpang kendaraan roda dua dan empat serta barang bawaannya.
Jajaran Poltabes Jambi tak mau kecolongan dengan pergerakan teroris ke Jambi, maka semalam melakukan razia teroris di wilayah hukum kota Jambi. Razia tersebut dilakukan dibeberapa titik, salah satunya di jembatan Makalam, dengan tujuan untuk mengatisipasi masuknya teroris. Selain itu, razia juga bertujuan mengurangi tindakan kriminal di kota Jambi.

"Razia dilakukan sejak malam pukul 21.00 wib dipimpin masing-masing Kapolsek. Dalam razia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap semua mobil, terutama mobil yang berplat nomor luar kota. Mulai dari pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan hingga semua barang yang ada didalam kendaraan.

Dalam razia tersebut, petugas kepolisian tidak menemukan satu pun, baik teroris, minuman keras, maupun senjata tajam. (rom)