26 Jul 2010

Jalan Lintas Khusus Angkutan Barang di Jambi Rusak Parah

JAMBI - Jalan lintas jalur transportasi truk pengangkut barang menuju Pelabuhan Talang Duku Jambi, sepanjang tiga kilometer dari jalan lingkar selatan Simpang Ahok, Kota Jambi, sejak setahun terakhir rusak parah. Pembiaran rusaknya jalan tersebut diduga akibat masa transisi Kepala Dinas PU Provinsi Jambi, Nino Guritno yang masa akhir jabatan Agustus karena pensiun.

Kerusakannya berlubang sedalam 1 meter sepanjang tiga kilometer kini sudah dikeluhkan para supir truk yang melintas jalur tersebut. Perbaikan jalan tersebut diperkirakan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi (HBA-FU) Periode 2010 - 2015 pada 3 Agustus mendatang.

Akibat kerusakan jalan itu, mengakibatkan kendaraan yang melintasi jalan nasional tersebut melaju perlahan. Tak sedikit yang terjebak di lubang itu. Kondisi ini tentu saja menjadi masalah besar bagi supir truk.

Rusaknya jalan itu dikeluhkan para sopir truk pengangkut batubara. Banyak kerugian yang dialami karena barang yang dibawa tidak tepat waktu sampai di tujuan.

Toni Hutabarat, 37 tahun , salah seorang sopir truk pengangkut batubara dari Sarolangun menuju Pelabuhan Talang Duku, mengaku sudah terjebak macet selama 2 hari. Banyak mobil truk tersangkut saat melewati jalan itu. Sehingga kendaraan yang lewat harus berhati-hati dan harus mengantri menunggu giliran karena kendaraan lewat hanya satu persatu.

“Sudah dua hari terjebak macet. Satu hari terjebak di Lingkar Selatan Pal X, sekarang terjebak lagi di Simpang Ahok, biasanya dalam satu hari saya bisa bawa barang 1 trip, tetapi sekarang sudah 2 hari 1 trip saja belum sampai,” ujar Toni.

Hal senada juga dikatakan, Yusuf, supir truk lainnya. “Jalan lingkar selatan ini sudah seharusnya diperbaiki, kondisinya sudah rusak parah. Karena ini merupakan jalan satu-satunya yang boleh dilewati truk karena truk tidak boleh masuk ke dalam kota,” ujarnya.

Dinas PU Provinsi Jambi selaku penanggung jawab jalan nasional Lingkar Selatan di Kota Jambi, hingga kini belum melakukan tanda-tanda perbaikan. Sikap lambat PU Provinsi Jambi sangat disesalkan para supir truk dan pengendara yang melintasi jalur itu.

Anggota DPRD Provinsi Jambi i, Asril,  mengatakan keberadaan jalan sepanjang 20 kilometer itu merupakan jalur angkutan kendaraan bertonase berat untuk mengangkut batubara, karet dan kelapa sawit ke Pelabuhan Talang Duku Jambi. Rata-rata sehari ada 150 kendaraan yang melewati jalan tersebut.

“Kita menyesalkan sikap cuek PU Provinsi Jambi. Dewan akan merekomendasikan persoalan itu ke pimpinan dewan untuk ditindak-lanjuti oleh Komisi-III. Saya sudah melihat langsung jalan yang rusak tersebut. Sebagai tanggungjawab moril sebagai wakil rakyat dari dapil Kota Jambi, saya pantas untuk mendesak PU Provinsi Jambi,” katanya.

Pelaksana tugas Sekda Kota Jambi, EC Marjani, menurut dia Ketua Organda dan anggota DPRD Kota Jambi sudah berusaha menghubungi dan mengkonfirmasi persoalan tersebut ke Pemerintah Provinsi Jambi, namun tidak membuahkan hasil.(SYAIPUL BAKHORI)

http://ayojambi.com/
http://www.banyurawa.com/
http://tradisi-jambi.blogspot.com/
http://multi-nusantara.blogspot.com/
http://komunitas-jambi.blogspot.com/
http://multmedia.multiply.com/
http://www.youtube.com/my_videos
http://www.1newspot.com/ (http://www.kompas-tv.com)