12 Mar 2012

Peter, Harimau (Pathera tigris) Taman Rimba Keluar dari Kandang

JAMBI - Harimau Sumatera (Pathera tigris sumatrae) yang diberi nama Peter (6) Senin (12/3) pagi, mengegerkan kota Jambi, pasalnya Harimau (Pathera tigris) menghuni kebun binatang Taman Rimba, Jambi lepas dari kandangnya.

Kepala UPTD kebun binatang Taman Rimba, Adrianis mengakui ada harimau taman rimba yang lepas. "Ya," ujarnya secara singkat saat dihubungi via telepon selular.
Begitu mendapat informasi mengenai lepasnya Harimau sumatera, tim BKSDA Jambi, langsung menuju Taman Rimba dipersenjatai dan dilengkapi pembius.

Lepasnya Harimau (Pathera tigris) di Taman Rimba cukup menghebohkan warga sekitar. Hingga  ratusan warga sekitar maupun pengunjung yang sudah sempat masuk taman rimba pada menyaksikan harimau tersebut dari luar komplek taman.

Peter, harimau laki-laki dewasa penghuni Taman Rimbo tersebut. Ia diketahui lepas sekitar pukul 08.30 karena pintu paling luar kandang kedapatan terbuka. Harimau kabur saat kandang sedang dibersihkan.

Akhirnya petugas yang diturunkan berhasil menjinakan harimau tersebut dengan cara ditulup obat bius selanjutnya harimau itu di evakuasi kembali ke kandangnya sekitar pukul 10.40. (tim)

Keluarga Terbesar Di Dunia

Inilah Keluarga Terbesar di Dunia, Punya 39 Istri 94 Anak dan 33 Cucu – Keluarga ini tinggal di sebuah rumah dengan jumlah kamar 100, mengingat banyaknya jumlah istri hingga 39 orang merekapun harus bergantian berbagi tempat tidur, dan Anda mungkin kaget dalam sehari untuk makan mereka harus menyediakan 30 ekor ayam 489 kilogram beras dan 295 kilogram kentang , wah betapa repotnya bukan.
Keluarga besar ini tinggal di perbukitan Baktwang negara bagian Mizoram India sebelah Timur berbatasan dengan Burma. Adalah Ziona Chana nama kepala keluarga yang beristri cukup banyak ini merupakan kepala sekte agama setempat hingga memungkinkan dirinya untuk berpoligami sebanyak mungkin.
Maka bila keluarga ini kumpul semua mencapai 181 orang jumlah yang luar biasa untuk sebuah keluarga. Selain diantara 94 anaknya beberapa sudah berkeluarga sehingga dalam keluarga ini pun mencakup 14 menantu yang turut didalamnya. Beberapa istrinya memberikan pengakuan saat ditanya wartawan peliput berita, mereka hidup bahagia saling cinta pengertian dan gotong royong dalam keseharian.
Seperti dikutip BeritaUnik.net dari Daily Mail mengungkapkan jumlah anggota sekte yang dipimpin Chana berjumlah 4000 orang dan Chana sudah mengatakan bahwa dirinya terus akan menambah jumlah istri, terutama menikahi perempuan yang miskin di desa pelosok untuk membantu mereka secara ekonomi.
Inilah keadaan kamar tidur para istri Chana, mereka harus bergantian untuk tidur
Inilah keluarga besar Chana berjumlah 181 orang

http://isidunia.blogspot.com/2012/03/keluarga-terbesar-di-dunia.html

Cara Membuat Perangkap Nyamuk Sederhana

Cukup mudah pembuatannya dan lebih aman karena tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebuah alternatif senjata bagi perjuangan terus menerus kita dalam memberantas nyamuk. Tak perlu dijelaskan lagi betapa bahayanya nyamuk buat kita. Ok, mari kita mulai.
Siapkan dulu :
- Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter.
- 200 ml air
- 50 gram gula merah
- 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)

Langkah-langkah pembuatan:
1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.

2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.

3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.

4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.

5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan letakkan di beberapa sudut rumah Anda.

Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.

Perhatian :
Gula merah ini mengundang semut untuk datang, jadi jangan lupa diberi tempat seperti tempat tatakan susu kental yang diberi air agar tidak disemuti. Atau cara lainnya dilingkari dengan kapur anti semut.

http://www.apakabardunia.com/2011/02/cara-membuat-perangkap-nyamuk-sederhana.html

11 Mar 2012

Banyak Warga Tionghoa Tidak Paham Apa Agamanya

Setiap warga negara Indonesia memiliki satu agama kepercayaan sesuai dengan agama yang resmi di bina oleh pemerintah, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu, namun kenyataan masih banyak warga Tionghoa yang tidak memahami fungsi dari agama yang mereka anut (pegang), bahkan mereka tidak memahami mana tempat ibadah yang semestinya buat mereka melakukan ibadah, sebagai contoh, Islam tempat ibadahnya, surau, langgar atau masjid, Kristen atau Katolik tempat ibadahnya gereja, Hindu, pura, Buddha tempat ibadahnya cetiya atau vihara, sedangkan Khonghucu tempat ibadahnya klenteng, lithang atau miao.
Namun kenyataan masih banyak warga tionghoa yang memahami apa sebenarnya agama yang dianutinya, suka-suka mereka mau kemana untuk sembahyang, kadangkala mereka sembahyang ke cetiya/ vihara, kadangkala mereka sembahyang di klenteng-klenteng.

Jika kita telusuri rumah-rumah warga tionghoa 99% mereka sembahyang Tua Pek Kong  agama yang dianut mereka sejak dahulu, jika kita tanya apa agama mereka, jawabnya singkat Khonghucu ada juga yang mengatakan Buddha, bagi mereka antara Khonghucu dan Buddha sama, boleh sembahyang di klenteng, juga boleh sembahyang di vihara.

Salah satu tokoh dan pengusaha di Tanjab Barat yang bernama pernah bertanya apa sebenarnya agamanya, karena sering sembahyang di klenteng dan juga suka sembahyang ke vihara…. Karena mereka tidak pernah mendapatkan bimbingan yang instansi yang berkaitan dengan agama… yang paling celaka ada yang mengatakan, bahwa kedua agama sama termasuk Taoisme yang disingkat menjadi Tridarma. Pada hal kita mengetahui setiap warga negara hanya boleh memeluk salah satu agama dari enam agama yang diakur pemerintah.

Masing-masing agama memiliki kitab suci: agama Buddha = Tripitaka, Khonghucu = Su Si dan Ngo Keng, sedangakan Lao Tze/ Lo Cu ( Taoisme) = Tao Te Cing/ To Tek Keng. Ketiga kitab suci tersebut tidak bisa di campur aduk kan sehingga tercipta suatu ajaran baru. Untuk itu sudah saatnya pemerintah perlu turun tangan untuk membenahinya sebelum terjadi rebutan umat dari masing-masing agama.

Berikut petikan tentang asal usul Tridarma yang dihimpun dari Ketua Gemaku Kris Tan sebagai berikut:

Setelah Khonghucu diberi angin bisa berdiri sendiri sebagai agama, tentunya ada gangguan terhadap tridharma. Selama ini agama orang-orang tionghoa disatukan dalam ketiga ajaran; Khonghucu, Tao dan Buddha.

Klenteng Tek Hay Kiong, Kota Tegal, Jawa Tengah Sabtu dua pekan lalu menjadi saksi sejarah perkawinan penganut agama Khonghucu. Di tempat peribadatan itu Kantor Catatan sipil mencatat pernikahan pasangan Handeyjanto Sosilo, 60 tahun, dan Mary, 50 tahun. Dari namanya, menggunakan akhiran Kiong, klenteng itu menganut ajaran Tao. “Kami kaum Khonghucu memang lebih dekat (teologi) dengan penganut Taoisme dibandingkan dengan Buddhis,”kata Ketua Generasi Muda Khonghucu, Kristan.

Menjenguk klenteng kaum Khonghucu Hok Tek Bio di Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, masih terasa adanya campuran tiga ajaran Buddha, Tao dan Khonghucu. Terbukti dengan adanya tiga altar masing-masing ajaran di dalam tempat peribadatan tersebut. Di tempat itu bercampur antara persembahan untuk Nabi Khongcu, Hok Tek Ceng Sin atau malaikat penjaga bumi, Kwan Kong, Jenderal perang kerasaan Sam Kok dan Avolikestevara alias Dewi Kwan Iem. Penggabungan tiga ajaan itulah yang disebut Tridharma.

Tridharma sebagai satu organ kesatuan hanya ada di Indonesia. tidak pernah mempunyai hubungan ke negara lain. Tridharma lahir untuk melawan misionaris agama kristen yang dianggap berorientasi menyedot umat Buddha keturunan tionghoa pada akhir abad 19.

Perjuangan itu dimulai pada tahun 1900 saat berdirinya berdirinya Tiong Hoa Hwee Koan. Organisasi ini mengajarkan Bahasa Tionghoa dan Agama Khonghucu sebagai respons atas gencarnya misionaris Kristen. Bersamaan dengan itu berdiri pula Perhimpunan Theosofi, tempat tokoh-tokoh Agama Buddha belajar dan berkumpul.

Kwee Tek Hoay mendirikan Sam Kauw Hwee setelah menganggap Tiong Hoa Hwee Koan gagal memelihara dan mengembangkan ajaran Khonghucu. Kwee menganggap Khong Kauw Hwee yang didirikan di Solo pada tahun 1918 dan di kota-kota lain kurang memasyarakat dan kurang memberikan harapan. Setelah Indonesia merdeka pada 1953 dibentuk Gabungan Sam Kauw Indonesia (GSKI) di Jakarta, yang merupakan cikal bakal Tridharma.

Ong Kie Tjay membentuk tempat Ibadat Tridharma karena klenteng-klenteng, terutama di Jawa Timur terancam punah sebagai akibat dari persepsi yang kurang lengkap dari penguasa setempat terhadap klenteng yang menganggapnya sebagai lembaga kecinaan non agama pasca peristiwa G30S tahun 1965. Baru pada April 1976 Majelis Rohaniwan Tridharma Indonesia resmi menaungi tiga ajaran tersebut.

Sesungguhnya tridharma yang dalam dialek Hokkian disebut Samkau atau tiga ajaran; Tao, Khonghucu dan Buddha, tidak dapat digolongkan ke dalam agama apapun. Tridharma lebih tepat disebut sebagai salah satu bentuk kepercayaan tradisional masyarakat tionghoa hasil dari campuran ketiga filsafat yang mempengaruhi kebudayaan tionghoa dan sejarah Tiongkok sejak 2.500 tahun yang lalu. Karena agama resmi yang diakui oleh pemerintah Indonesia hanya 5, umat tridharma masuk dikelompokkan dalam lingkup agama Buddha. “Padahal ajaran kami satu sama lain berbeda,”kata rohaniwan Khonghucu, Tan Im Yang.

Ajaran Konghucu atau Konfusius istilah aslinya Rujiao yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu dipercaya bukanlah pencipta agama itu, melainkan hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya. “aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut,”kata Khonghucu.

Bukankah kalo mau jujur semua agama itu gak ada yang brand new, Jesus (Isa) meneruskan Musa, Daud, Ibrahim dll yang menurut Islam ditutup oleh nabi Muhamad sebagai Nabi terakhir. begitu juga yang terjadi pada Buddha/ Sidharta Gautama terhadap Hinduism

Banyak orang mengira Khonghucu hanya ajaran filsafat untuk meningkatkan moral dan etika. Menurut Jiao Seng Im Yang dalam agama Khonghucu juga terdapat ritual yang harus dijalani pengikutnya. Agama Khonghucu mengajarkan hubungan antar sesama umat manusia yang disebut Ren Dao lalu hubungannya dengan sang pencipta alam (Tian Dao) yang disebut Tian atau Sang Di. “Khonghucu itu ajaran tauhid,”kata Im Yang.

Karena adanya tridharma itulah terjadinya pengkaburan ajaran Khonghucu. “Kalaupun ada patung atau gambar di dalam klenteng, bukan berarti kami menyembah mereka. Kami hanya menghormati mereka sebagai pahlawan atau orang suci yang pantas dihormati dan perlu di tauladani perbuataanya,”ujar Im Yang. Kini dengan diakui Khonghucu sebagai agama secara tegas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diharapkan penganut agama Khonghucu dapat menjalankan ibadahnya secara murni, tak perlu lagi bercampur dengan ajaran lain. “Agar pertanggungjawabannya jelas,”ujar pengurus Kong Miao/ Lithang Desa Citeureup itu. Ahmad Taufik, Tempo Maret 2004

http://www.kristan.me/khonghucu-dan-tridharma
http://www.confucian.me/main/search/search?q=khonghucu+dan+tridarma&page=1

9 Mar 2012

Pertumbuhan Muslim Tionghoa di Indonesia Makin Pesat

Pertumbuhan Muslim Tionghoa di Indonesia semakin pesat, khususnya di Jakarta, Surabaya, dan Semarang, kata Wakil Ketua Bidang Kesra DPP Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Budijono.
“Di Jakarta saja jumlah Muslim Tionghoa saat ini sudah ratusan ribu orang,” kata Budijono yang juga memiliki nama Nurul Fajar, di sela Dialog Pengembangan Wawasan Multikultural antar Pimpinan Pusat dan Daerah Intern Agama Islam di Pontianak, Kalbar, beberapa waktu lalu.

Dari 238 juta jiwa penduduk Indonesia, menurut dia 15% di antaranya adalah warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, dan sebanyak 5% dari 15% tersebut adalah Muslim, kata Budijono.

Ia mengingatkan, Islam sudah masuk ke China sejak 1.400 tahun lalu ketika Said bin Abu Waqos membangun Mesjid di Guangzhou, China, sementara di Indonesia Islam baru masuk 700 tahun lalu.

“Jadi sebenarnya di China, Islam sudah lebih dulu berkembang dan dianut puluhan juta orang. Kalau ada yang memisahkan antara keturunan China dengan warga Indonesia yang lain itu sebenarnya hanya politik adu domba China-pribumi di masa lalu,” katanya.

Ia mencontohkan, istilah “baju koko” bagi pakaian pria untuk sholat, sebenarnya merupakan kosa kata yang berasal dari kalangan orang Tionghoa.

Namun demikian, ujar dia, kebanyakan Muslim Tionghoa di Indonesia bukan karena asal-usulnya memang Muslim, tapi lebih disebabkan masuk Islam karena “panggilan hati”.

Pertumbuhan Islam di kalangan warga keturunan Tionghoa akan terus melaju karena menurut dia, ajaran Islam sangat komprehensif dan paling sempurna.

“Saya sebelum ini sudah belajar agama-agama lain, tapi Islam yang menjawab semua pertanyaan saya sekaligus paling logis. Tidak ada dogma dalam Islam. Islam untuk orang yang beriman sekaligus berakal,” kata ahli pengobatan yang masuk Islam sejak SMP itu.

Ia mengatakan, PITI juga memiliki program pertukaran ulama antara Muslim keturunan China di Indonesia dan masyarakat Muslim di China.

“Kami juga memiliki korps Mubaligh yang berdakwah untuk kalangan Tionghoa Indonesia. Banyak dari mereka ini masih cadel bahasa Indonesia karena biasa berbahasa China, tapi bahasa Arabnya juga jago,” katanya.

http://www.indochinatown.com/?link=news&value=884

5 Mar 2012

Hewan Yang Pernah Menjelajahi Luar Angkasa

Sebelum Yuri Gagarin membuat sejarah dengan menjadi orang pertama di luar angkasa pada 12 april 196, suatu percobaan panjang astronot non-manusia sudah diluncurkan ke atmosfer untuk menentukan apakah bentuk kehidupan bisa bertahan hidup di luar angkasa.
Bahkan setelah misi luar angkasa berawak menjadi prosedur rutin, berbagai binatang terus digunakan untuk eksperimen ruang angkasa. Para astronot hewan telah berperan dalam membantu manusia berhasil dalam perjalanan antariksa, inilah ke-10 hewan berjasa tersebut.
Tikus pertama di ruang angkasa, pada bulan februari tahun 1961, perancis mengirimkan tikus bernama hector ke ruang angkasa. Setelah terbang ke ketinggian 93 mil, hector berhasil kembali dengan selamat.
9. MARMUT
Marmut yang pertama kali ke luar angkasa terbang dengan pesawat ruang angkasa sputnik 9 soviet pada tanggal 9 maret 1961, bersama dengan seekor anjing bernama chernushka, seorang kosmonot bernama ivan ivanovich dummy, dan berbagai jenis tikus dan reptil. Ivan berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan begitu pun dengan para hewan.
Pada tanggal 5 oktober 1990, cina meluncurkan biosatellite fsw-1 3 berisi koleksi dari 60 tanaman dan hewan yang termasuk marmut. Setelah delapan hari, biosatellite telah berhasil ditemukan dengan aman.
Misi The Bion 7 (1985) membawa 10 kadal air Liberia di dalamnya, bersama dengan serangkaian spesimen biologi lainnya (termasuk dua monyet). Dalam rangka untuk memberikan pemahaman tentang luka dan tingkat regenerasi dalam ruang angkasa, kadal air malang itu dilukai di bagian dari kaki depan mereka.
Para peneliti mengamati bahwa kadal air mampu beregenerasi secara signifikan lebih cepat di ruang angkasa. Kadal air diikutsertakan pada penerbangan Bion lain. Mereka juga telah digunakan untuk eksperimen di Columbia (1994), misi foton-m2 (2005), ruang unit jepang flyer (1995), dan mir space station.
Pada tahun 1970, nasa meluncurkan sesuatu yang disebut program Orbiting Frog Otolith dengan mengirimkan dua katak ke orbit (otolith kata yang mengacu pada suatu mekanisme telinga-dalam untuk mengontrol keseimbangan). Percobaan OFO dikembangkan sehingga para ilmuwan bisa menentukan bagaimana otolith yang disesuaikan dengan bobot.
Katak berada di ruang angkasa dari 9-15 November dan percobaan itu sukses. Peneliti dapat mengumpulkan data neurofisiologis yang mereka inginkan, tetapi sayangnya pesawat tidak dapat ditemukan kembali setelah mendarat.
 
 Jenis ikan pertama di ruang angkasa yaitu mummichog, spesimen air yang seringkali digunakan untuk proyekproyek penelitian karena kemampuannya untuk bertahan hidup di kondisi ekstrim. Sepasang mummichog menyertai Misi Skylab 3 (1973) untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang organ otolith.
Pada tanggal 15 September 1968, Uni Soviet meluncurkan pesawat ruang angkasa Zond 5 dengan muatan biologis yang termasuk dua ekor kura-kura. Pada tanggal 18 September, Zond 5 membuat putaran di sekitar bulan dan selamat kembali ke bumi pada tanggal 21.
Kura-kura mengalami sedikit penurunan berat badan, tetapi itu sudah sangat jauh lebih baik daripada meletus dalam api dan terbakar sampai mati saat peluncuran. Misi Soviet Soyuz 20 (17 November 1975 - 16 Februari 1976) kura-kura disimpan di ruang angkasa selama 90,5 hari, menjadi rekor durasi terlama untuk hewan.
Tidak puas dengan hanya meluncurkan tikus pertama ke ruang angkasa, Prancis memutuskan mereka juga mengirimkan kucing pertama di bulan pada Oktober tahun 1963. Mereka menemukan kucing tersebut di jalanan, dan menamainya Felix, dengan sebuah roket AGI Véronique, mereka meluncurkannya ke angkasa. Dan ya, kucingnya kembali dengan selamat. Perancis mendapatkan penghargaan " Kucing Pertama di Ruang Angkasa".
Pada tahun 1973, misi Skylab 3 membawa sepasang laba-laba kebun Eropa bernama Arabella dan Anita untuk pertama kalinya. Proyek "laba-laba ruang angkasa" adalah sebuah proyek percobaan sains yang berasal dari impian seorang mahasiswa bernama Judy Miles, dan gagasan ini berguna untuk mengamati bagaimana bobot dan gravitasi luar angkasa akan mempengaruhi konstruksi dari jaring laba-laba.
Kedua laba-laba berhasil memintal jaring, Arabella yang pertama kali selesai. Para ilmuwan kemudian menetapkan bahwa meskipun terdapat perbedaan jaring ruang dan ketebalan, mereka memiliki kualitas yang lebih baik secara keseluruhan. Kedua laba-laba mati di ruang angkasa dikarenakan dehidrasi, tubuh mereka sekarang dipamerkan di Smithsonian.
Peluncuran Air Force Aeromedical Laboratory “Albert” (Juni 1948 - Agustus 1950) di White Sands, NM adalah eksperimen pertama yang menggunakan primata. Albert, pertama diluncurkan pada tanggal 11 Juni 1948. Sayangnya dia tidak dapat bertahan hidup (sebenarnya, ia bahkan tidak sampai ke ruang angkasa). Barulah pada tanggal 14 Juni 1949, Albert II menjadi monyet pertama dalam ruang angkasa ketika ia mencapai ketinggian 83 mil.
Soviet lebih memilih untuk menggunakan sepasang anjing betina liar untuk eksperimen ruang angkasa mereka pada tahun 50-an dan 60-an. Kebanyakan dari penerbangan mereka berhasil, dan beberapa anjing telah terbang lebih dari sekali. Pada tahun 1951, Dezik dan Tsygan menjadi anjing pertama yang bertahan hidup di luar angkasa. Sayangnya, Dezik tewas dalam peluncuran berikutnya.
2 anjing dari Soviet, Belka dan Strelka (bersama dengan kelinci, dua tikus, dan spesimen biologi lainnya) pertama mencapai luar angkasa bersama Sputnik 5. Salah satu jenis anjing Strelka yang kemudian diberikan sebagai hadiah kepada anak Presiden Kennedy. 
http://isidunia.blogspot.com/2012/03/10-hewan-yang-pernah-menjelajahi-luar.html

2 Mar 2012

Zhang Qianqian, Kisah Gadis Penuh Inspirasi

Seorang bloger di China menempatkan sebuah artikel pada internet disertai serangkaian foto kehidupan gadis 15 tahun—seorang gadis yang mendapat pujian sebagai “gadis kelahiran 1990-an paling bijaksana.”

Namanya Zhang Qianqian, dan ia bekerja pada tempat pembuatan batu bata di kota Guizou, 12 jam sehari selama liburan musim panas. Selain itu ia juga mengasuh adik perempuan serta si-kembar saudara bungsunya. Kisah Zhang membuktikan sebuah semboyan China kuno: “Anak-anak keluarga miskin menjadi penyambung hidup sejak dini.”

Seorang bloger telah menanggapi foto-foto tersebut, “Hidup tidaklah mudah. Sama seperti gadis muda itu, ia tidak dapat menikmati liburan musim panasnya, karena harus bekerja keras untuk mengurangi beban orang tuanya.”

Banyak dari yang lain juga menyatakan simpati mereka. Seseorang telah menulis, “Betapa pahitnya! Saya tidak dapat membantu, air mata terasa menetes setiap memandang foto tersebut. Itu mengingatkan saya pada masa kanak-kanak saya di pedesaan”.

Menurut penulis artikel foto tersebut, foto-foto itu diambil pada sebuah tempat pembuatan batu bata di wilayah pedesaan, selatan provinsi Jiangsu. Buruh-buruh disana bekerja dari pukul 6 pagi sampai 6 sore dengan istirahat singkat disiang hari.

Gadis dalam foto tersebut harus menarik pedati untuk mengirim batu bata, sambil mengasuh beberapa saudara kecilnya yang sedang bermain. Sebagai pengirim batu bata, para buruh mendapat upah sekitar 30 yuan (kira-kira US$4,40) per-hari.

Penulis itu mengatakan bahwa ia tidak berniat memperoleh uang dari foto-foto ini. Ingin melakukan suatu hal yang mungkin dapat membangkitkan perasaan kasihan sang majikan untuk membebaskan gadis tersebut dari perbudakan.

Tempat pembuatan batu bata dan buruh anak-anak menjadi topik sensitif setelah media mengungkap, banyaknya anak-anak yang dijadikan budak oleh perusahaan batu bata illegal di China dalam beberapa tahun terakhir ini. (EpochTimes/sua)

http://pangeran-kancil.blogspot.com/2011/11/zhang-qianqian-kisah-gadis-penuh.html
Zhang Qianqian (15) bekerja 12 jam sehari pada pembuatan batu bata 
di pedesaan China selama liburan musim panas
Zhang Qianqian memiliki tiga saudara kandung; yang termuda, kembar
 Zhang Qianqian sedang merawat salah satu adiknya
Kembali dari mengirim batu bata
Zhang Qianqian, berkerja tanpa kenal lelah.
 Zhang Qianqian harus terus bekerja dan melupakan 
untuk bermain bersama saudara-saudaranya
Hidup ini tidak mudah, di usia yang masih sangat muda 
Zhang Qianqian tidak bisa menikmati liburan musim panas, 
dia harus bekerja untuk mengurangi beban orang tua