6 Agu 2011

Perenang Sungai Batanghari Jambi

JAMBI – Renang, merupakan salah satu cabang olahraga, pada umumnya perenang hanya di kolam-kolam renang, lantas bagaimana jika berenang di alam bebas, seperti di sungai terpanjang di pulau Sumatera merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi setiap orang, pasalnya tidak semua orang mampu berenang dari Ancol (WTC) menuju seberang kota pulang pergi.
Apa lagi Sungai Batanghari panjangnya mencapai 3.222 Kilometer yang berhulu di Sumatera Barat dan hilir di muara pantai timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi.

Namun lain bagi perkumpulan perenang Batanghari, bagi mereka renang dari WTC menuju seberang kota sudak makanan sehari-hari buat mereka, kelompok ini secara rutin berenang di sungai Batanghari Jambi yang jaraknya lebih kurang 400 meter, Tiga kali dalam seminggu, kelompok perenang berkumpul di pelabuhan pasir, lalu mereka mengunakan sampan/ ketek (bahasa daerah setempat) menyusuri sungai dari pelabuhan pasir menuju tepi kawasan Ancol Jambi, dari tepi Ancol, kegiatan berenang menyebrangi sungai Batanghari dimulai.

“Berenang di sungai Batanghari merupakan sebuah tantangan tersendiri,” imbuh ketua kelompok renang Batanghari,”Orang yang mampu renang di kolam, belum tentu mampu renang di alam bebas seperti ini.”

Perenang paling tua adalah Shu Ran (Candra), kini telah berusia 72 tahun, namun fisiknya tidaklah tidak kalah dengan yang remaja. Tubuhnya masih terlihat kekar dan nafasnya sebanding dengan nafas kuda.

Kondisi fisik Shu Ran cukup kuat utuk berenang selama 30 hingga 45 menit di Sungai Batanghari. Bersama Shu Ran, turut pula Ahong (64) dan Ameng (55) yang juga mampu berenang menyeberangi Sungai Batanghari. Perenang termuda pada kelompok tersebut adalah Young Sen (21). Mahasiswa ini mengaku mulai berenang menyeberangi Sungai Batanghari sejak usia 18 tahun. "Sekarang ini sudah tahun ketiga," ujarnya.

Bagi anggota yang tidak kuat menyebrangi, mereka langsung naik ke ketek sewaan yang setia mengawal kegiatan mereka. Bagi yang sudah biasa berenang menyebrangi sungai Batanghari, hanya memakan waktu lebih kurang dua puluh menit (seperti saat ini air sungai Batanghari yang sedang naik).

Menurut Candra, kondisi fisiknya adalah hasil dari kegemarannya berenang selama puluhan tahun. Lanjut Shu Ran, dirinya sudah mulai berenang di Sungai Batanghari sejak 1970. "Sudah sekitar 40 tahun saya berenang di sini (Sungai Batanghari)," ujar Candra.(Romy)