19 Nov 2011

Pra Senior Xiangqi Jambi, Ikut Kejuaraan Xiangqi Dunia di Jakarta

JAMBI - Kejuaraan Dunia Xiangqi 2011 “12 th World Xiangqi Championship” yang akan digelar 20-26 Nopember 2011, di hotel Borobudur Jakarta. Sejumlah pecatur xiangqi dunia akan ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Xiangqi 2011 yang digelar akhir tahun ini di Jakarta.
Pekembangan olahraga Xiangqi (catur gajah) di Indonesia telah memperlihatkan kemajuan. walaupun belum resmi menjadi bagian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun sepak terjangnya kian aktif di Jambi.

Sebagai induk olahraga asah otak di daerah Jambi, Pengurus Provinsi Persatuan Xiangqi Indonesia (Pengprov PEXI) Jambi secara aktif menggelar berbagai Kejurda yang diselenggarakan setiap tahunnya, dengan tujuan untuk memcari bibit muda.

Ternyata usaha yang dilakukan Pengprov PEXI Jambi tidaklah sia-sia, kurun waktu 10 tahun PEXI Jambi telah mengikuti berbagai event baik di tingkat nasional maupun dunia. Atlit Xiangqi Jambi menjadi perhitungan dari daerah lain.

Seperti Tri Nurdiyanti baru-baru ini mengikuti Kejuaraan Asian Xiangqi perorangan wanita ke 15 di Macao (China), meraih peringkat ke delapan dari sepuluh negara peserta.

Ungkap Ketua Pexi Jambi, Darman Wijaya "Untuk Kejuaraan Xiangqi Dunia, kami berharap atlit yang dikirim bisa menambah ilmu dari pemain kaliber dunia, juga bisa menjaga nama baik Indonesia, khususnya nama Provinsi Jambi.”

Sedangkan menurut Ketua Harian Pexi Jambi, Mulyadi, “Kita sangat senang bisa mengirimkan Eric Rudy pra senior pemain Xiangqi Jambi ke ajang bergengsi Kejuaraan Xiangqi Dunia di Jakarta yang akan dilaksanakan oleh PB Pexi Pusat,” mudah-mudahan Eric dapat mengali pengalaman dari pemain luar negeri.” Selain itu Mulyadi mengharapkan 2-3 tahun kedepan Eric sudah bisa menyamaikan posisi seperti pemain senior lainya.

Sampai saat ini segala keperluan kegiatan Kejurda Xiangqi maupun Kejurnas Xiangqi, belum mendapatkan dukungan dana baik dari Pemerintah maupun Koni Jambi, namun Pexi Jambi tetap berjalan baik berkat bantuan dari berbagai donatur di Jambi yang merasa simpatik terhadap perjuangan Pexi Jambi untuk memperkenalkan seni budaya Xiangqi sebagai olahraga asah otak di Jambi. (Romy)

18 Nov 2011

Kejuaraan Xiangqi Dunia 2011 di Jakarta

“12 th World Xiangqi Championship”
JAMBI – Sebanyak pecatur xiangqi dunia dari 23 negara akan ambil bagian dalam Kejuaraan Xiangqi Dunia 2011 “12 th World Xiangqi Championship” yang dilaksanakan dari tanggal 20-26 Nopember 2011 di Hotel Borobudur Jakarta.

Perhelatan Akbar dua tahunan tersebut, untuk pertama kali diselenggarakan di Indonesia, semua ini berkat kerja keras dari Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Pusat.
"Kita sudah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah kejuaraan dunia. Seluruh pecatur xiangqi bakal ambil bagian pada event akbar ini," ujar Jono Jafar, salah satu panitia dihubungi via Handphone (18/11)

PEXI Pusat telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut para pecatur xiangqi Internasional yang akan hadir dalam Kejuaraan Dunia Xiangqi 2011 mendatang.

Inilah daftar nama peserta Kejuaraan Xiangqi Dunia berikut asal negara:
List of Participants “12 th World Xiangqi Championship”

1. Australia :
Thach Ngoc Nguyen, Pan Hai Feng, Liu Bi Jun.

2. Brunei :
Cheng Kah Siong, Liu Gui Hua, Chieng Hie Mee.

3. Canada :
Jiao Gen Ji (Kapten), Gu Yi Qing, Liu Qi Chang (Men's Individual), Irimia Hapchina (Non Chinese).

4. China :
Chen Ze Lan (Kapten).
Xu Yin Chuan, Jiang Chuan, Tang Dan.

5. Finland :
Juoni Ramo, Vaara Arto, Olavi Stenman.

6. Prancis (France) :
Geremy Xavier.

7. Great Britian :
Huang Chun Long, Chen Fa Zuo.

8. Jerman (Germany) :
Xue Zhong, Pu Fang Yao, Michael Nagler, Reinhard Knab, Uwe Frischmuth, Wu Cai Fang.

9. China HongKong :
Leung Tat Man, Wong Hok Him, Kon Island.

10. Indonesia :
Ifan Minarta, Abuku, Iwan Setiawan, Rendi Nur Alam, Eric Rudy, Leunike Regina Feby.

11. India :
He Zhi Min, Liao Su Cheng.

12. Jepang (Japan) :
Xu Guang Ya, Shoshi Kazuharu, Tanaka Atsushi, Matsuno Yoichiro, Akiyoshi Kazuyoshi.

13. China Macau :
Lei Kam Fun, Chow Keng Wa.

14. Malaysia :
Wong Wan Heng, Look Kean Chor, Anuar Bin H. Bakri.

15. Malaysia Timur :
Kho Kei Kuan, Teng Siong Liang, Cheng Ming Chuo.

16. Myanmar :
Jiang Qing Min, Yang Zheng Shuang, Lyuu Yin San, Chein Kyi.

17. Netherlands :
Wang Hui Chuan.

18. Philippines :
Chong Heung Ming, Kung Kar Cheung.

19. Rusia :
Golovina Irina (Kapten), Dmitry Rumyantsev, Aleksandr Demin (Men's Individual), Dmitry Gladyshev, Daniil Zorin (Non Chinese).

20. Singapore:
Woo Tsung Han, Ng Jun Ming, Tan Min Fang.

21. Chinese Taipei :
Juan Ming Chao, Liu Kuo Hua, Lee Meng Ju.

22. USA (East) :
Ji Zhong Qi, Jenehou Chan, Oscar Pang, Jia Dan.

23. USA (West) :
Shen Hao.

24. Vietnam :
Nguyen Thanh Bao, Vu Minh Ngat, Nguyen Hoang Yan. (Romy)

http://www.xiangqibowl.net/wxc/index.php?option=com_content&view=article&id=66&Itemid=83

http://www.xiangqibowl.net/wxc/index.php?option=com_content&view=article&id=49&Itemid=64

12 Nov 2011

Tradisi Warga Tionghoa Membakar Rumah

JAMBI – Tradisi membakar rumah-rumahan yang terbuat dari bahan bambu, karton, kertas warna warni dan pernak pernik lukisan serta segala perlengkapan rumah tanggal, tradisi membakar rumah-rumahan berikut segala isi ini untuk dikirim kepada arwah orangtua maupun leluhur mereka yang telah wafat, rumah-rumahan tersebut untuk kebutuhan tempat tinggal arwah yang menepati di alam baka.
Tradisi mengirimkan rumah-rumahan masih dipertahankan hingga kini, tradisi tersebut sudah ada sejak jaman nenek moyang mereka yang mayolitas beragama Khonghucu secara turun temurun, tradisi mengirim rumah-rumahan dilakukan setelah orangtua mereka meninggal genap tiga tahun.

Seperti Darman Wijaya (Wang Chui Hui) sekeluarga, memperingati tiga tahun wafatnya ibundanya dengan mengirimkan rumah-rumahan berikut segala isinya, agar orangtuanya di alam baka, memiliki tempat tinggal seperti kita yang hidup di dunia fana, “Tiga tahun mama meninggal, maka kita kirim rumah-rumahan lengkap dengan isinya, agar mama disana mempunyai tempat tinggal yang layak seperti kita.” Kata Darman Wijaya disela upacara sembahyang.

Ujar Lim Tek Chong taoshe,”Tradisi ini, masih kuat bertahan sampai kini, tradisi membakar rumah-rumahan sebagai bentuk kebaktian seorang seorang anak kepada orangtuanya, mereka mengirimkan rumah-rumahan dengan cara membakar berikut segala isi rumah, seperti alat rumah tangga, diantaranya perlengkapan alat dapur, perlengkapan ruang tamu, kamar tidur, mobil-mobilan.” Ujar Lim Tek Chong.

Semua bahan diletakan didalam rumah-rumahan, setelah itu anak laki-laki melakukan sembahyang dengan mengundang roh/ arwah orangtua mereka untuk dapat menempati rumah-rumahan yang dibeli oleh anak-anak lekaki, seusai itu baru rumah-rumahan dibakar. (Romy)

5 Nov 2011

Tim Xiangqi Indonesia Pringkat 8 Asian

JAMBI – Kejuaraan Asian Xiangqi ke 15, kemarin (4/11) telah selesai dipertandingan di Hotel Royal, 2-4 Estrada Da Vitori, Macao (China). Sebanyak 16 negara yang ambil bagian dalam kejuaraan xiangqi ketegori perorangan pria, sedangkan kategori perorangan wanita diikuti 10 negara.

Dimana Persatuan Xiangqi Indonesia mengirimkan dua pemain, yaitu Cai Zhi Qiang (Abuku) asal Penprov Pexi DKI dan Tri Nurdiyanti asal Pengprov Pexi Jambi, kedua pemain diturunkan dalam ketegori pria dan wanita.

Tri Nurdiyanti adalah pemain xiangqi Indonesia yang kali pertama mengikuti ajang bergengsi diluar negeri menduduki pringkat ke delapan dari sepuluh negara. Berikut negara-negara yang ambil bagian dalam “15th Asian Xiangqi Individual Championship, Macau”.

Pringkat Asian Xiangqi kategori wanita:
1. Chen Li Chun (China) Ranking 2
2. Lee Meng Ju (Taipei) Ranking 5
3. Diana Chang (Australia) Ranking 4
4. Tan Jing Xuan (Singapore) Ranking 6
5. Ngo Lan Huong (Vietname) Ranking 1
6. Tri Nurdiyanti (Indonesia) Ranking 8
7. Japan Yanbe Manami Ranking 9
8. Jyoti Jude (India) Ranking 10
9. Zhan Hui Mei (Brunei) Ranking 7
10. Cheng Ming Chuo (Malaysia) Ranking 3

Pringkat Asian Xiangqi kategori laki-laki:
1. Lu Qin (China) Ranking 6
2. Wang Yue Fei (China) Ranking 5
3. Liang Da Min (Hong Kong) Ranking 9
4. Bui Duonh Tran (Vietnam) Ranking 3
5. Ma Chung Wei (Taipei) Ranking 2
6. Nguyen Hoang Lam (Vietnam) Ranking 1
7. Li Jin Huan (Macao) Ranking 7
8. WeiTiTaEr (India) Ranking 20,
9. Tian Ming Ye (Brunei) Ranking 19
10. Zou Jing Hua (Macao) Ranking 17
11. Kuang Jin Guang (Australia) Ranking 15
12. Teng Siong Liang (East Malaysia) Ranking 11
13. Jiang Qing Min (Myanmar) Ranking 12
14 .Wong Wan Heng (West Malaysia) Ranking 13
15.Law Kok Leong (Singapore) Ranking 10
16.Chong Heung Ming (Philippine) Ranking 4
17. Qiu Liang (Kamboja) Ranking 14
18. Chen Tu Jiong (Macao) Ranking 16
19. Cai Zhi Qiang/ Abuku (Indonesia) Ranking 8
20. Shoshi Kazuharu (Japan) Ranking 18

Babak kesatu, Cai Zhi Qiang/ Abuku (Indonesia) menang lawan Shoshi Kazuharu (Japan), babak kedua, menang lawan Tian Ming Ye (Brunei), babak ketiga, menang lawan Wang Yue Fei GM¡¡ (China), babak keempat, kalah dengan Bui Duonh Tran (Vietnam), babak lima, kalah dengan Nguyen Hoang Lam (Vietnam), babak keenam, Lu Qin GM¡¡ (China), babak ketujuh, menang lawan Chen Tu Jiong (Macao).

Sedangkan dipartai wanita babak pertama Tri Nurdiyanti menang melawan Yambe Manami (Japan), babak kedua kalah melawan Chen Li Chun GM¡¡ (China), babak ketiga, kalah dengan Lee Meng Ju (Taiwan), babak keempat menang Jyoti Jude (India), babak kelima kalah dengan Cheng Ming Chuo (East Malaysia), babak keenam kalah dengan Tan Jing Xuan (Singapure), babak ketujuh menang kembali melawan Jyoti Jude (India).

Boleh dibilang posisi permainan tim Xiangqi Indonesia tahun ini lumayan, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana pemain Cai Zhi Qiang (Abuku) dapat mengalahkan Chen Li Chun, Grandmaster (GM¡¡) dari China, demikian juga dengan pemain wanita Tri Nurdiyanti menduduki pringkat 8. (Rm)

1 Nov 2011

Pemain Indonesia Taklukan Pemain Jepang

JAMBI – Dua pemain Xiangqi Indonesia yang diutus oleh Persatuan Xiangqi Indonesia untuk mewakili Indonesia dalam ajang kejuaraan 15th Asian Xiangqi Individual Championship, di Macao (China), Selasa (1/11) siang mengalahkan tim dari Jepang.
Tim Xiangqi Indonesia, terdiri dari Tri Nurdiyanti asal Provinsi Jambi dan Abuku dari DKI, mereka menang telak melawan pemain xiangqi asal negara matahari terbit (Jepang).

Adapun total negara yang ikut andil dalam Asian Xiangqi Individual Championship di Macao China sebanyak 17 negara terdiri dari pemain laki-laki : 1. Brunei, Tian Ming Ye.
2. East Malaysia, Teng Siong Liang. 3. West Malaysia, Wong Wan Heng. 4. Vietnam, Bui Duonh Tran. 5. Indonesia, Abuku (Cai Zhi Qiang). 6. China, Wang Yue Fei : 2548 Master¡¡. 7. China, LvQin 2602 GM¡¡. 8. Philippine, Chong Heung Ming. 9. Macao, Chen Si Fei. 10. Macao, Li Jin Huan. 11. Singapore, Law Kok Leong. 12. Cambodia, Qiu Liang. 13. Vietnam, Nguyen Hoang Lam. 14. Japan, Shoshi Kazuharu. 15. Hong Kong, Liang Da Min. 16. Taipei, Ma Chung Wei. 17. Macao, Zou Jing Hua. 18. Australia, Jin Guang. 19. India, Wei Ti Ta Er. 20. Myanmar, Jiang Qing Min.

Sedangkan pemain wanita terdiri dari : 1. China, Chen Li Chun. 2. Vietnam. 3. Brunei, Zhan Hui Mei. 4. Indonesia, Tri Nurdiyanti. 5. Australia, Diana Chang. 6. Taiwan, Lee Meng Ju. 7. Japan, Yambe Manami. 8. India, Jyoti Jude. 9. Singapore, Tan Jing Xuan. 10. East Malaysia, Cheng Ming Chuo.

Untuk pairing babak kedua Abuku akan berhadapan dengan pemain Brunai, Tian Ming Ye, sedangkan Tri Nurdiyanti akan berhadapan dengan pemain tangguh dari tirai bambu China, Chen Li Chun yang mengalahkan East Malaysia, Cheng Ming Chuo.

Tampaknya Tri Nurdiyanti akan berhadapan dengan lawan berat, namun Tri berkeyakinan akan mampu menghadapinya. “Tri akan berusaha melawannya” saat dihubungi Pengprov Pexi Jambi via SMS siang tadi di macao. (Romy)

2 Oknum Satpol PP Perkosa Korban Perkosaan

JAMBI, KOMPAS.com - Dua orang oknum Satpol PP Kabupaten Bungo, Jambi, diketahui telah memperkosa seorang gadis berusia 15 tahun. Lebih memilukan, korban adalah korban pemerkosaan seorang pria lain, sebelum ditemukan oleh kedua oknum satpol PP, Senin (31/10/2011) kemarin.
Dua oknum anggota Satpol PP Bungo itu adalah WD (33) warga kelurahan Batang Bungo dan AF (24) warga kelurahan Tanjung Gedang Pasar Muara Bungo, Jambi. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, kedua aparat satpol PP itu tega memperkosa korban setelah sebelumnya korban diperkosa lelaki lain.

Saat kejadian, kedua pelaku yang masih menggunakan pakaian dinas lengkap melintas di jalan lokasi terjadinya perkosaan. Keduanya melihat korban dalam kondisi lemas. Setelah puas menyetubuhi korban, kedua pelaku ini lantas mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut pada siapapun, jika tidak ingin dibunuh.

Setelah itu, WD dan AF memberitahukan kejadian itu kepada keluarga korban dan membawa korban ke Mapolres Bungo untuk melapor. Keduanya berhasil ditangkap setelah sebelumnya pada pukul 15.40 WIB sore tim Buser Polres Bungo, dibawah pimpinan Brigadir Nainggolan berhasil menangkap MF, pelaku perkosaan pertama.

Selanjutnya, Polisi menuju rumah WD dan AF yang juga dilaporkan ikut memperkosa korban. WD diamankan sekitar pukul 18.00 WIB di rumahnya, sedangkan AF diamankan sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres Bungo AKBP Budi Wasono melalui kasat reskrim AKP Herman membenarkan penangkapan ketiga pelaku ini. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan, sementara korban masih mengalami trauma.

Awalnya penyidik PPA kesulitan meminta keterangan dari korban, lantaran korban masih takut. Namun setelah satu pelaku berhasil ditangkap, korban akhirnya menceritakan semua yang telah terjadi termasuk ulah dua oknum anggota satpol PP yang ikut memperkosa dirinya.

Kasat Pol PP Bungo Djusri Ramli ketika dihubungi via Ponsel, dengan tegas mengatakan, Satpol PP Bungo tidak akan membela siapapun anggotanya yang melakukan tindak kriminalitas.

“Kita tidak akan menutupi, siapa saja anggota Pol PP yang bersalah, kami serahkan pada proses hukum berlaku. Jika kedua anggota kita ini bersalah kita akan keluarkan mereka dengan tidak hormat,” kata Djusri Ramli.

http://regional.kompas.com/read/2011/11/01/08543412/